Bendera Merah Putih Kondisinya Sudah Sangat Kusam dan Robek Berkibar di Kantor Desa Pardamean Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut

Bendera Merah Putih Kondisinya Sudah Sangat Kusam dan Robek Berkibar di Kantor Desa Pardamean Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut

Tapanuli Utara, Sumut, Gerbang Indonesia -Pandangan tidak sedap ketika melihat adanya Bendera Merah Putih kondisinya sudah sangat kusam dan robek berkibar di kantor Desa Pardamean Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam hal ini Pemerintah Desa Pardamean Nainggolan terindikasi dan diduga telah melanggar ketentuanĀ  UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera Negara.

Pada pasal 24 Undang-undang diatur soal larangan yang dilakukan terhadap bendera Negara, disebutkan bahwa setiap orang dilarang mengibarkan bendera Negara yang rusak, sobek, luntur, kusut atau kusam. Adapun pidana selama (1) satu Tahun penjara dan denda paling banyak (100.000.000) seratus juta rupiah.

Baca juga:  Kapoldasu dan Pangdam 1 Bukit Barisan Meninjau Kegiatan Vaksinasi untuk Orang Lansia di Labusel

Lalu Pasal 235 RKUHP menyebutkan, dipidana dengan pidana denda paling banyak kategori ll bagi setiap orang yang: a. Memakai bendera Negara untuk reklame atau iklan komersil, b. Mengibarkan bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam, C. mencetak, menyulam dan menulis huruf, angka dan gambar atau tanda lain atau memasang lencana atau benda apapun pada bendera pada bendera negara, d. Memakai bendera Negara untuk langit-langit atap, pembungkus barang dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan bendera Negara.

Baca juga:  Terkait Tranparansi Anggaran Refocusing Tahun 2021, Pemkab Asahan Terkesan Bungkam

Atas pemandangan berkibarnya bendera yang berkibar dengan kondisi yang sobek dan kusam terpasang di kantor Pemerintah Desa Pardamean Nainggolan, Sub Litbang LSM BPPKRI Eduard Hutapea menyatakan kecewa tanpa ada perhatian terhadap lambang Negara tersebut.

Kami prihatin melihat bendera Merah Putih yang terpasang di Kantor Pemerintah Desa Pardamean Nainggolan yang terpasang dengan kondisi pudar,kusam dan sobek,” terang Litbang LSM BPPKRI Eduard Hutapea, Jum’at (04/03).

Baca juga:  PT. Melania Indonesia Divisi Vll Smallholder Sosialisasi Kepada Petani Paya Bakal

Saya berharap untuk TNI dan Polri atau pun Instansi melakukan tindakan terhadap terpasangnya bendera Merah Putih dengan kondisi pudar dan kusam di Kantor Desa Pardamean Nainggolan dan memberikan sosialisasi terkait UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera.

Kepala Desa Pardamean Nainggolan saat dikonfirmasi lewat telpon dan WhatsApp tidak ada jawaban, seakan tidak menghiraukan wartawan, dengan terpaksa berita perdana diangkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *