Berdonasi Serta Edukasi Progam Dongeng untuk Kemanusiaan

Berdonasi Serta Edukasi Progam Dongeng untuk Kemanusiaan

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Yayasan Yatim Mandiri Sumatra Utara terus mengadakan kegiatan “Roadshow Goes To School” yaitu progam Dongeng Untuk Kemanusiaan yang bekerjasama dengan Kampung Dongeng Medan yang bertujuan untuk mengumpulkan donasi serta edukasi.

Donasi tersebut akan disumbangkan untuk biaya pengobatan Dinda Rinjani, seorang anak usia 10 tahun yang mengalami luka bakar 85% di tubuhnya karena tidak mempunyai biaya untuk berobat.

Baca juga:  Soal Pro Kontra Viral Mengaji di Trotoar, Ini Kata Aktivis Perempuan

Kali ini, kegiatan Dongeng Untuk Kemanusiaan diadakan di Yayasan Pendidikan Islam Sabila Amanda yang terletak di Jalan Raya Menteng, Gang Benteng, No. 1, Kota Medan, Sabtu (29/1/22)

Dewi Putri Lestari, selaku ZIS Consultant Yatim Mandiri Sumatra Utara mengatakan progam tersebut merupakan progam sosial yang dikonsep dengan dongeng.

“Selain untuk donasi, kita juga melakukan suatu edukatif terhadap para siswa melalui dongeng. Dan progam dongeng ini akan terus berlanjut, tetapi untuk donasinya kita akan mengganti momennya,” katanya.

Baca juga:  Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir di Padang Sidempuan Tak Layak Konsumsi

Dewi juga mengungkapkan di bulan Januari sudah 9 sekolah yang mendaftarkan diri untuk ikut progam tersebut.

“Respon sekolah berbeda-beda karena pandemi. Ada sekolah yang tidak mempermasalahkan itu dan ada sekolah yang tidak bisa karena tak memungkinkan,” ungkapnya.

Drs. Suhaili Batubara, selaku ketua Yayasan Pendidikan Islam Sabila Amanda  mengungkapkan bahwa ia sangat puas dan para siswa sangat berantusias dengan progam tersebut.

Baca juga:  Tragedi di Papua: KKB Menyerang dan Menewaskan 2 Anggota TNI-Polri saat Mengamankan Salat Tarawih di Puncak Jaya

“Kegiatan ini betul-betul menyentuh perasaan anak-anak kami semua. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak dan menjadi motivasi bagi kami khususnya guru Bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Progam ini menampilkan Kak Indri sebagai pendongeng serta Juhendri Chaniago dan Seiska Handayani sebagai pembaca puisi. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan donasi sekitar kurang lebihnya Rp.1.680.000. (RHO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *