Bupati Pemalang Membuka Acara Kegiatan Rembuk Stunting Dalam Rangka Penguatan Konvergensi Percepatan Stunting Berbasis Keluarga Menuju Pemalang Sehat dan AMAN Tahun 2022

Bupati Pemalang Membuka Acara Kegiatan Rembuk Stunting Dalam Rangka Penguatan Konvergensi Percepatan Stunting Berbasis Keluarga Menuju Pemalang Sehat dan AMAN Tahun 2022

Pemalang, Gerbang Indonesia – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST MSi membuka acara kegiatan rembuk Stunting dalam rangka penguatan konvergensi percepatan Stunting berbasis keluarga menuju Pemalang Sehat dan AMAN Tahun 2022.

Acara kegiatan berlangsung di Hotel Winner Pemalang. Rabu 20 Juli 2022.

Bupati Pemalang yang akrab disapa Mas Agung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan perangkat daerah dan seluruh hadirin yang telah hadir dalam kegiatan rembuk stunting Kabupaten Pemalang hari ini.

Acara kegiatan rembuk Stunting ini merupakan salah satu upaya untuk kita merumuskan upaya percepatan penurunan stunting.

Hal tersebut perlu kita ditempuh dengan upaya-upaya yang terintegrasi dari semua unsur, baik yang berkontribusi dalam upaya Intervensi gizi spesifik atau sensitif, karena itu dibutuhkan komitmen yang kuat dari berbagai pihak seperti pemenuhan pangan dan gizi serta lingkungan yang memadai yaitu sanitasi, jamban keluarga dan ketersediaan air bersih serta pola asuh balita.

Semua hal tersebut dibutuhkan agar kita dapat membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan generasi yang Sehat, cerdas serta Mandiri sebagai wujud investasi kita dimasa mendatang.

Berdasarkan target Nasional penanganan Stunting sampai tahun 2024 sebesar 14%, ini perlu kerjasama yang baik dan Sinergi seluruh pemangku kepentingan baik Unsur Pemerintah maupun unsur non Pemerintah.

Baca juga:  Penyusunan Rencana Kerja Kabupaten Pemalang Tahun 2023

Penanganan Stunting Kabupaten Pemalang tahun 2019, di mana kita tetapkan 10 desa lokus penanganan stunting setiap tahunnya, oleh karena itu Tahun 2022 secara akumulasi Kabupaten Pemalang telah menetapkan 50 desa Lokus pelaksanaan percepatan penurunan stunting dalam rencana aksi daerah penanggulangan stanting sampai dengan tahun 2024.

Tema rembuk stunting kabupaten Pemalang tahun ini adalah “Penguatan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Keluarga Menuju Pemalang Sehat dan AMAN”.

Program dan Stunting berbasis keluarga dengan penguatan peran tim pendamping keluarga PPK di tingkat desa yang sudah dibentuk yaitu sebanyak 1134 TPK, masing-masing TPK terdiri dari satu tenaga kesehatan, satu ppkbd dan satu kader PKK.

Tim pendamping keluarga menjadi kekuatan yang mampu berikan pendampingan yang optimal kepada keluarga yang beresiko Stunting di tingkat desa, agar angka prevalensi Stunting di Kabupaten Pemalang dapat ditekan dan mencegah lebih dini perlu adanya koordinasi yang kuat semua pihak yang terkait mulai di tingkat desa, hingga tingkat kabupaten.

Adapun beberapa hal sebagai gambaran pelaksanaan pencegahan stunting di kabupaten Pemalang tahun 2021 berdasarkan penilaian kinerja yang dilakukan oleh tim penilaian tingkat Jawa Tengah, dan telah ditetapkan Kabupaten Pemalang sebagai Kabupaten pelaksana terbaik peringkat pertama dalam konvergensi penanganan Stunting se Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga:  Safari Ramadan Bersama Bupati Pemalang di Masjid At Taqwa Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal

Namun demikian kita masih harus menghadapi banyak tantangan yaitu permasalahan penting yang terjadi di masyarakat ternyata bukan hanya disebabkan oleh faktor pangan dan gizi saja, tetapi juga disebabkan oleh faktor lingkungan yang kurang sehat dan perilaku masyarakat, utamanya adalah pola asuh dan pola makan yang masih perlu ditingkatkan.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa RPJMD kabupaten Pemalang tahun 2021-2026 adalah Kabupaten Pemalang yang Adil Makmur Agamis dan Ngangeni.

Sejalan dengan visi dan program Perencanaan program dan kegiatan percepatan penurunan perlu memperhatikan hal hal sebagai berikut :

– Lakukan pendataan tinggi badan dan berat badan balita dengan alat ukur yang akurat yang dilakukan pada saat penimbangan serentak di bulan Februari dan Agustus di posyandu sebagai dukungan percepatan pendataan 100% EPPGBM (Elektronik-Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) di kabupaten Pemalang.

– Lakukan pendataan keluarga beresiko stunting by name by adress secara akurat dalam upaya perwujudan data best yang valid sebagai dasar pelaksanaan program kegiatan yang tepat sasaran bagi keluarga yang beresiko stunting.

Baca juga:  Dirut Pertamina Patra Niaga Kunjungi Langsung Rumah Keluarga Korban, Kawal Penanganan Korban dengan Maksimal

– Melaksanakan program dan kegiatan penanggulangan program penguatan Stunting baik intervensi gizi spesifik maupun spesifik sesuai ketentuan yang berlaku.
– Membangun kemitraan dengan berbagai pihak, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, organisasi agama, organisasi pemuda, dunia usaha dan perguruan tinggi atau akademisi untuk bersinergi bergerak bersama mendukung percepatan penanggulangan stunting di Kabupaten Pemalang.
– Khusus Kepala desa agar membangun komitmen dan sinergitas antar pemerintah desa dengan pendamping desa, kader pembangunan manusia, tim pendamping desa yang terdiri dari (bidan desa, kader PKK, PPKBD Pembantu Keluarga Berencana Desa) dalam setiap proses Pelaksanaan perencanaan monitoring dan evaluasi percepatan penanganan Stunting di tingkat desa.

Dengan demikian maka dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahiim”
Rembuk Stunting dalam rangka penguatan konvergensi percepatan penurunan Stunting berbasis keluarga menuju Pemalang sehat Tahun 2022, secara Resmi Saya nyatakan dibuka, Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa meridhoi setiap upaya Kita dalam mewujudkan Pemalang AMAN, Adil Makmur Agamis dan Ngangeni. Pungkas Mas Agung.
(Eko B Art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *