Gara-gara Klakson, Kepala Darwin Bocor Bersimbah Darah

Gara-gara Klakson, Kepala Darwin Bocor Bersimbah Darah

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Hanya gegara klakson mobil tetangga yang menghalangi jalan, Darwin dan istrinya di aniaya tetangga. Sepasang suami-isteri istri ini menjadi korban pemukulan menggunakan besi oleh tetangganya, korban bernama Darwin Tanadi (42) tahun dan istrinya Agustina (35) tahun mengalami pemukulan di bagian kepala dan mengalami patah tangan kiri.

Peristiwa ini terjadi Rabu 12/1/22 di seputaran daerah Belawan. Pada saat itu korban pasutri baru saja mengendarai mobilnya mau keluar namun terhalang oleh mobil tetangganya. Saat korban menekan klaksonnya, Rudi tetangga korban tidak senang turun dari mobil dan menghampiri korban hingga terjadi cekcok antara keduanya.

Baca juga:  Jalan Samisade Cileungsi Diresmikan Sekdis DPMD Kabupaten Bogor

Suasana cukup panas, Darwin turun dari mobil saling caci maki dan hina diantara keduanya, lalu sampailah pada puncak kemarahannya, Rudi mengambil sepotong besi yang ada di mobilnya memukul kepala Darwin hingga berdarah.

Melihat suaminya di aniaya, Agustina ikut turun dari mobil dan berusaha melerai. Bukannya berhenti, malah Rudi memukul tangan kiri Agustina hingga mengakibatkan tangan kiri Agustina patah. Sebelum di pukul besi tangannya, kepala duluan telah dipukul pelaku hingga memar di bagian wajah atas area kepala.

Baca juga:  DPRD Kabupaten Pemalang Menggelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPERDA Tentang Perubahan APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2022

Kuasa hukum korban, Ruben Panggabean, SH mengatakan peristiwa itu sudah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan. “Kami sudah membuat laporan pengaduan ke Polres pelabuhan Belawan dengan harapan kasus tersebut cepat ditanggapi dan di tindak karena bermuatan tindak pidana kekerasan”, kata Ruben.

Sementara itu sejak paska kejadian, korban pasutri langsung dilarikan ke rumah sakit untuk segera ditangani di rumah sakit Royal Prima Medan. (RHO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *