Gereja Kristen Jawa Moga, Berdiri Berada di Deretan Masjid Dan Mushola, Sebagai Simbol Kerukunan Umat Beragama

Gereja Kristen Jawa Moga, Berdiri Berada di Deretan Masjid Dan Mushola, Sebagai Simbol Kerukunan Umat Beragama

Pemalang | Gerbang Indonesia – GKJ (Gereja Kristen Jawa) Moga, bangunan yang berdiri berada di antara deretan Masjid dan Mushola.

Kondisi tersebut menjadi sebagai Simbol Kerukunan Umat Beragama.

Warga desa Moga Pemalang yang keren banget dalam melakukan praktik dari nilai
toleransi, dan terbilang luar biasa.

Jadi di tempat tersebut ada sebuah Gereja Tua yang jadi
simbol kerukunan umat beragama.

Namanya Gereja Kristen Jawa alias GKJ di kecamatan Moga, usia bangunan dari Gereja ini sudah 110 tahun, dan lokasinya ada di kaki Gunung Slamet.

Baca juga:  Program Kegiatan Desa Bodeh, Inovasi Kreatif Berbasis Pemberdayaan Lingkungan Hidup

Dan uniknya posisi Gereja ini berada di deretan Masjid dan Mushola.

Bahkan Pendeta GKJ Moga Trombinaftalius menyampaikan bahwa keharmonisan antar umat beragama di sini sebenarnya sudah lama terjalin, dan komunikasi antar tokoh Agama di desa Moga pun juga harmonis banget. Rabu 9 November 2022.

Bahkan pola sosial bermasyarakat antara pendeta dan tokoh NU atau Muhammadiyah di sana juga begitu terjalin dengan baik.

Baca juga:  Kepala Desa Pulau Katela Diberhentikan dari Jabatannya

Dan ada yang lebih mantap lagi, ternyata gereja ini sering banget dikunjungi sama siswa-siswi Sekolah Islam, bahkan baru-baru ini Pesantren di Warungpring juga datang ke gereja ini untuk buat film bertema Toleransi.

Dan kondisi lainnya pas di bulan Ramadhan terlihat kompak, para pedagangnya bisa berjualan takjil buka puasa di lingkungan sekitar Gereja tanpa ada larangan, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk toleransi yang lainnya. Toleransi demikianlah yang membuat Indonesia adem dan damai.

Baca juga:  Vaksinasi Masih Berlanjut, dr. Andi: "Masyarakat Belum Sepenuhnya Sadar"

Sebenarnya banyak loh Gereja dan Masjid yang dibangun berdampingan, ini merupakan bukti nyata, kalau sebenarnya Toleransi itu sudah ada dari dulu, tapi karena ulah Kelompok dan Ormas radikal yang mabuk Agama, yang membuat Toleransi menjadi terkikis.

Ayo Kita jaga terus Toleransi dan Persatuan Indonesia, Satu Indonesia untuk semua.

Inilah contoh sikap Toleransi yang keren! Tepatnya di Desa Moga, Pemalang. (Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *