Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang “Solid Bergerak Bersama Untuk kesejahteraan Rakyat”

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang “Solid Bergerak Bersama Untuk kesejahteraan Rakyat”

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Ketua komisi D DPRD kabupaten Pemalang
“Solid Bergerak Bersama Untuk kesejahteraan Rakyat”.

Pesan dan kalimat tersebut tertulis pada background banner kegiatan Dewan dari Komisi D, yang dilaksanakan di sebuah Yayasan di desa Kauman kecamatan Comal kabupaten Pemalang, pada Senin 29 Agustus 2022.

Pasca sehari selesainya kegiatan tersebut, kami temui beliau di tempat kantor tugasnya di gedung DPRD kabupaten Pemalang disela sela waktu menjelang jam Istirahat.

Dalam keterangannya kepada media, H Nuryani S.H M.M selaku ketua Komisi D DPRD kabupaten Pemalang, menyampaikan bahwa “Kami selaku wakil rakyat, ada momen terkait dengan reses yang sudah kami laksanakan kemarin pada hari Senin 29 Agustus 2022.

Kami melaksanakan kegiatan tersebut didesa Kauman, tepatnya di yayasan desa Kauman, adapun beberapa hal yang menjadi komunikasi kami adalah perihal terkait dengan Guru Madrasah, kemudian Guru SD Islam, termasuk TPQ yang ada didesa tersebut.

Baca juga:  Laksanakan Lomba UASDA Tingkat SD/MI, Yayasan Pendidikan Islam Taufiqurahman Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak di Kota Depok

Dalam kegiatan tersebut memang banyak Aspirasi yang disampaikan, dan salah satunya adalah tentang Kesejahteraan dan juga kemudian ada tata bangunan madrasah ataupun TPQ yang perlu ada perhatian khusus.

Selanjutnya Kami akan menyampaikan Kepada beliau Bupati atau yang saat ini menjabat yaitu Mas Mansur, dan terkait dengan usulan itu nanti akan kami sampaikan baik secara tertulis maupun lisan, karena betapapun kenyataan yang ada bahwa di Pemalang ada visi misi AMAN yaitu Adil Makmur Agamis dan Ngangeni. Dan pada point ini tentu adalah Mengedepankan Visi Agamis dari pemerintah daerah kabupaten Pemalang.

Baca juga:  Polres Baubau Jaga Kedamaian Bulan Ramadhan 1443 H/2022 M

Tentang Guru madrasah, Guru guru TPQ, kemudian Takmir masjid Imam Masjid, semestinya juga harus menjadi perhatian bersama.

Kami dari DPRD juga berharap agar Guru-guru tersebut termasuk juga imam-imam dan takmir masjid bisa dimasukkan dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Sekalipun dari pemerintah Provinsi juga sudah ada bantuan untuk kesejahteraan atau semacamnya.

Namun demikian besar harapan kami agar Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang juga harus ikut memberikan kesejahteraan kepada beliau-beliau yang sudah hadir dan mendidik anak-anak kita.

Sebab di madrasah, di TPQ Guru guru tersebut memberikan pendidikan tentang tata krama, etika dan sebagainya, karena bagi saya pendidikan etika dan tatakrama adalah sebagai pondasi dasar dalam kehidupan dan mesa depannya.

Selanjutnya tentang perihal pendidikan keagamaan, juga kita sampaikan bahwa penerapan pendidikan tersebut bisa menjadi kurikulum Madrasah atau TPQ.

Baca juga:  Pertamina Siaga, Temani Perjalanan Istiqamah-mu Menyambut Hari yang Fitri

Kami juga mendukung Baznas Pemalang untuk ikut bergerak dengan tindakan-tindakan kesejahteraan dengan kondisi tersebut.

Banyak sekali Madrasah yang belum belum tersentuh atau yang masih masih sangat minim kesejahteraannya.

Tentunya Ketua Baznas dan jajarannya harus mengetahui mana mana saja yang perlu dibantu, selama kegiatan bantuan tersebut berjalan sesuai dengan aturan dan tidak melanggar aturan Undang-undang.

Saya yakin semua bisa direalisasikan, dan saya juga berharap agar Guru Madrasah/TPQ tetap semangat, termasuk Guru Tidak Tetap (GTT) juga harus tetap Semangat, Bismillah niat ibadah tetap berjalan, saya yakin perjuangan teman teman semuanya dalam Pendidikan tidak akan sia-sia. Pungkas H. Nuryani. (Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *