Kolaborasi Diskoperindag Kabupaten Pemalang dan Bulog Dalam Menggelar Operasi Minyak Goreng

Kolaborasi Diskoperindag Kabupaten Pemalang dan Bulog Dalam Menggelar Operasi Minyak Goreng

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Kolaborasi Diskoperindag Kabupaten Pemalang dan Bulog Dalam Menggelar Operasi Minyak Goreng. Operasi minyak goreng di tiga titik pasar telah di lakukan oleh Diskoperindag Kabupaten Pemalang, Pasar Randu Dongkal, pasar Comal dan pasar pagi Pemalang.

Dengan antusias masyarakat antri untuk mendapatkan haknya untuk dua liter minyak goreng yang bisa dibeli dalam kegiatan operasi minyak goreng.

Kami dari media Gerbang Indonesia meminta klarifikasi ke Dinas terkait pasca selesainya kegiatan tersebut.

Kami awak media meminta keterangan kepada Ibu Tyas Kusbudiarsi SE. MM selaku Seksi Distribusi dan perlindungan konsumen bidang perdagangan Diskoperindag Kabupaten Pemalang, Selasa 01 Maret 2022.

Ibu Tyas menyampaikan bahwa “Kami kemarin telah melangkah untuk berkoordinasi dengan Bulog dan akhirnya kami di sepakati untuk bekerjasama, barang dari Bulog semua dan alhamdulillah terealisasi semua di tiga titik yaitu Pasar Dongkal, Pasar Comal dan Pasar Pagi Pemalang.

Baca juga:  Ini Karir Paling Menjanjikan Buat Milenial dan Gen Z Masa Depan

Langkah berikutnya kami menunggu dari Bulog lagi, kapan ada barang karena belum ada pengiriman dari Provinsi.

Dan Bulog dalam hal ini membawahi lima kabupaten dan kota yaitu Tegal, Pemalang Pekalongan, Pekalongan Kota dan Batang. Sambung Bu Tyas.

Maka dari itu pula, Bulog punya cara dan strategi sendiri dalam pembagian jatah dari Bulog untuk lima daerah tersebut, Misalkan ada 10000 liter minyak goreng itu juga harus dibagi rata dengan 5 Kabupaten/kota tersebut.

Baca juga:  Pertamina Lubricants Luncurkan 'Bayar Listrik Dengan Sampah', Program Kolaborasi Kepedulian Lingkungan

Selanjutnya kami menunggu kebijakan dari Bulog lagi, Kapan kita akan berkolaborasi lagi, bekerja sama lagi seperti yang Kami adakan kemarin.

Langkah strategis ini Kami lakukan untuk mengantisipasi hal-hal seperti kesulitan seperti sekarang ini, Minimal kondisi harga minyak di Pemalang bisa dalam pemantauan Kami, dan kami tetap mengadakan pemantauan harga, pemantauan barang.

Selanjutnya kami menunggu dari kebijakan Pusat.

Upaya langkah langkah strategis yang akan terus dilakukan adalah memantau mengawasi dari pendistribusian barang dan kondisi harga yang ada di masyarakat, dalam artian semua kondisi ini kan kita dalam kondisi prihatin, dari kami hanya sifatnya menunggu dari kebijakan yang nanti akan diterapkan selanjutnya.

Kita bekerja sama dengan Dinas dinas terkait terutama dengan bagian perekonomian.

Baca juga:  Mario Aji Siap Menjadi Wildcard di Moto3

Kami tetap akan berupaya untuk turun ke lapangan bekerjasama dengan kepolisian juga.

Terutama barangkali ada penimbunan penimbunan di lapangan atau toko-toko, ini upaya yang kami lakukan.

Harapan Kami mohon untuk sekiranya ditertibkan dengan kebijakan pemerintah dengan satu harga stabil.

Dan pesan buat pedangan atau pelaku usaha jangan menimbun barang barang yang menjadi kebutuhan masayarakat, itu tidak akan menghasilkan keuntungan karena sampai di beberapa waktu kedepan harga tetap sama jadi nggak ada untungnya untuk menimbun, malah justru hal seperti itu juga merugikan para pedagang itu sendiri karena pihak berwenang akan memberikan sanksi sanksi yang berupa teguran ataupun pencabutan hak izin usaha,” pungkas Bu Tyas.(Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *