KPU Beri Waktu Dua Minggu, Untuk Perbaikan Bagi Parpol yang Berstatus BMS dan TMS

KPU Beri Waktu Dua Minggu, Untuk Perbaikan Bagi Parpol yang Berstatus BMS dan TMS

Reporter: La Roni

MUBAR | Gerbang Indonesia – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Muna Barat (Mubar), memberikan waktu dua minggu untuk melakukan perbaikan Partai Politik (Parpol) yang berstatus Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada tahapan verifikasi administrasi.

Ketua KPU Mubar, Awaludin Usa, mengatakan pihaknya telah melakukan tahapan verifikasi administrasi pada partai politik yang telah mendaftar di KPU Muna Barat.

” Ada 24 parpol yang mendaftar di KPU Mubar. Kami lakukan verifikasi administrasi sejak tanggal 2 September, hingga 11 September, dan setelah verifikasi itu ada beberapa parpol yang berstatus BMS dan TMS, tutur Awal saat ditemui, pada Rabu (14/9/2022).

Baca juga:  Kapolres Taput Safari Ramadhan di Mesjid Raya Peanornor, Bantu pembangunan Mesjid Berupa Semen dan Batu Padas

Untuk Parpol yang berstatus BMS dan TMS lanjut Awal, KPU memberikan kesempatan untuk memperbaiki dokumen selama 14 hari.

” KPU memberi kesempatan pada Parpol mulai tanggal 15 hingga 28 September untuk memperbaiki dokumennya bagi Parpol yang dinyatakan BMS dan TMS,” tambahnya.

La Ode Irwan, Kordiv Teknis penyelenggaraan Pemilu KPU Mubar
La Ode Irwan, Kordiv Teknis penyelenggaraan Pemilu KPU Mubar

Senada dengan Kordinator divisi teknis penyelenggaraan Pemilu KPU Mubar, La Ode Irwan, Kata Dia Proses Perbaikan dokumen pada parpol yang berstatus BMS dan TMS dilakukan dari tanggal 15 hingga 28 September. Hal tersebut tercantum dalam pasal 46 ayat 1 dan 2 PKPU, Nomor 4 tahun 2022.

Irwan menyampaikan pada tanggal 15 September, KPU Mubar akan mengadakan Rakor dengan Partai politik untuk mengingatkan pada parpol yang berstatus BMS dan TMS untuk melakukan perbaikan data.

Baca juga:  Di Pimpin AHY, Elektabilitas Demokrat Capai 11,6 Persen di Survei Kompas

” Kami akan menyampaikan agar melakukan perbaikan data pada anggotanya yang Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan mengganti yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Masa Verifikasi Administrasi sebelumnya,” ungkapnya.

Lanjut Dia Khusus yang TMS, sebelum mengganti anggotanya, agar dipastikan NIK anggotanya di cek di portal Info pemilu, ini sehubungan dgn terdaftar tidaknya anggota tersebut di partai lain.

” Kami imbau untuk mengecek anggotanya di portal info pemilu dan juga mengecek ke portal Lindungi hakmu untuk memastikan anggota barunya sudah terdaftar dalam (DPB). Kemudian data yang diperbaiki itu akan di unggah sendiri oleh parpol pada aplikasi Sipol,” pungkasnya.

Baca juga:  Anggota KPU Mubar Tanda Tangani Pakta Integritas

Untuk diketahui Tambah Irwan, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55 Tahun 2020, partai-partai politik parlemen yang berhasil lolos proses verifikasi administrasi akan otomatis ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2024.

” Parpol yang memiliki anggota DPR di Pusat yang lolos verifikasi administrasi, maka otomatis ditetapkan sebagai peserta pemilu, sedangkan bagi partai-partai politik non-parlemen yang berhasil lolos verifikasi administrasi, mereka masih perlu diverifikasi secara faktual di lapangan untuk bisa ikut sebagai peserta Pemilu 2024″ tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *