Lomba Menggambar TK Pertiwi se-Kecamatan Bodeh Dalam Rangka HUT Pemalang ke-447 Tahun 2022

Lomba Menggambar TK Pertiwi se-Kecamatan Bodeh Dalam Rangka HUT Pemalang ke-447 Tahun 2022

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Lomba Menggambar TK Pertiwi se-Kecamatan Bodeh Dalam Rangka HUT Pemalang ke – 447 Tahun 2022. Lomba Menggambar untuk TK pertiwi Sekecamatan Bodeh tengah berlangsung di pendopo balaidesa Babakan.

Lomba menggambar dengan tema HUT Pemalang dengan hastag # Peduli Dan Bangga Pemalang Aman.

Bodeh 29 Januari 2022.

Kami dari media Gerbang Indonesia meminta sesi wawancara dengan beberapa tim yang terlibat dalam acara kegiatan tersebut, wawancara kami mulai dari Ibu Ida Setya Rini selaku ketua Yayasan Dian Dharma yang baru, beliau menerangkan bahwa:

“Kegiatan ini bagus sekali, segenap IGDD (Ikatan Guru Dian Dharma) kecamatan Bodeh sangat rukun dan Guyup, mereka punya program yang sudah bagus.

Tentunya Saya selaku Ketua Yayasan Dian Dharma yang baru saja disahkan akan berusaha bersama sama dengan teman teman untuk memberikan motivasi terbaik sesuai kemampuan saya. Dengan kegiatan-kegiatan kompetisi seperti ini di tingkat Taman kanak-kanak di upayakan agar lebih banyak lagi lomba lomba seperti ini, untuk memacu kreativitas anak-anak, terutama yang anak-anak di tingkat taman kanak-kanak.

Anak anak ibaratnya kertas putih, kalau sering kita pupuk dia akan menjadi tumbuh, menjadi generasi yang hebat dan juga berprestasi.

Semoga anak-anak TK di kecamatan bodeh dan umumnya di Kabupaten Pemalang bisa lebih baik lagi, lebih kreatif, lebih pandai, lebih pintar dan yang paling penting lebih Soleh dan Solehah.

Pesan Saya buat teman teman Guru guru Taman kanak-kanak, harus lebih sabar, lebih dalam pengetahuannya, harus lebih luas karena mereka menghadapi anak-anak yang semangatnya naik turun kadang bagus kadang enggak.

Baca juga:  Tetap Semangat dan Tanpa Kenal Lelah, Kapolres Bitung berikan semangat kepada Personel Polres Bitung

Artinya para Guru TK harus lebih sabar lebih pandai mengolah emosi dalam mentransformasi ilmu pendidikan kepada anak-anak, agar anak anak didik merasa nyaman jadi lebih mudah menerima pelajaran, jadi bisa lebih pandai bisa cepat pintar. Pungkas BU Ida Satya Rini SE, selaku ketua Yayasan Dian Dharma.

Selanjutnya kami meminta sesi wawancara dengan Ibu Sri wulandari selaku ketua IGDD kecamatan Bodeh sekaligus ketua panitia Kegiatan tersebut. Bu SRi memberikan Keterangan bahwa:

“Lomba menggambar untuk anak anak TK pertiwi sekecamatan Bodeh ini, harapannya untuk menumbuhkan kreativitas anak dan juga membangun kreativitas Guru dalam memanfaatkan setiap moment penting di dalam dunia pendidikan.

Dan dalam rangka hari ulang tahun Pemalang tahun ini, kita mengenalkan Kota Pemalang ini agar anak anak kenal bahwa ulang tahun Pemalang diperingati pada bulan Januari.

Hal prinsip penting lain yang utama adalah membangun kreativitas anak anak dan itu memang ada dalam program pendidikan TK.

Dan dari KWK dalam Kegiatan ini mendukung sepenuhnya, kita minta Fasilitas yang kita butuhkan dan KWK mendukung, dan kegiatan ini bukan yang pertama kalinya.

Harapannya teman Guru sejawat tetap semangat anak mengembangkan anak anak didiknya diluar dan didalam kelas.Kegiatan Lomba menggambar kali ini adalah puncak dari kegiatan Final yang sebelumnya sudah dilaksanakan di masing masing Lembaga di tiap tiap sekolahnya masing masing.

Baca juga:  PLT Bupati Pemalang Memberikan Pesan dan Sambutan Dalam Acara Kegiatan Media Gathering Tahun 2022

Lomba ini sebuah penyegaran dan motivasi prestasi bersama didunia pendidikan Taman kanak kanak. Tetap semangat buat teman guru Tk pertiwi semuanya. Pungkas Bu Sri Wulandari selaku, ketua Panitia dan ketua IGDD Bodeh.

Selanjutnya kami juga meminta sesi wawancara dengan Bapak Bambang Sugiyanto S.Pd. selaku tim Juri Gambar, dalam wawancara kami beliau memberikan konfirmasi bahwa:

“Kebetulan kami memang punya bagian yang merupakan Hobi untuk melukis.

Guru-guru tahu bahwa Kami punya dasar penilaian dan keahlian dalam hal Lukis dan gambar, jadi apabila ada lomba yang terkait dengan lomba lukis di tingkat TK dan SD kami sering dilibatkan di situ.

Dari kegiatan lomba menggambar ini banyak hal yang bisa saya tangkap dan saya nilai,dan menjadi laporan dengan hasil semua ini.

Kalau di bodeh di tahun Kemarin luar biasa adanya, dari lomba kecamatan dan dilanjut ke tingkat kabupaten kita mendapat prestasi juara satu untuk Putra dan Putri.

Lomba menggambar untuk kelompok-kelompok kecil yang sudah bisa berkarya lewat gambar dengan tema semacam ini adalah wujud dari hasil karyanya dan imajinasi anak anak dalam bakat gambar.

Tema kreasi, ada gambar tempat-tempat seperti pantai, Gunung, kemudian suasana-suasana nuansa alam, lalu bentuk gambar permainan itu sudah bisa di munculkan lewat gambar, ternyata anak anak ini punya bakat yang bawaan ataupun bakat yang perlu dikembangkan.

Tapi kalau bakat yang belum diketahui itu bisa melalui pelatihan, kita bisa lihat anak anak yang punya kesenangan coret-coret itu ada bakat dan itu bisa dikembangkan itu diketahui apakah muncul bakat dan di motivasi dengan stimulan melalui kegiatan ekstrakulikuler atau ke sanggar sanggar lukis dan mewarnai.

Baca juga:  Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Tahap II kepada warga Desa Lasara Bahili Kota Gunungsitoli

Menggambar dan mewarnai gambar itu berbeda, kalo mewarnai sudah ada kertas ada sketsanya tapi masih polos dan anak di tugaskan memberi warna sesuai kemampuan imaginasi anak dengan pensil warna atau krayon dan sudah ada bentuk diberi warna sesuai kemampuan anak, itulah mewarnai.

Tapi kalau menggambar atau melukis sesuai tema, anak anak diberikan kertas kosong atau kanvas, selanjutnya anak yang akan menuangkan imajinasinya sesuai dengan tema, kalau rekreasi seperti gambar Laut, Gunung dan tempat tempat yang lainnya.

Itu menggambar namanya, dari konsep yang ditentukan, ataupun konsep bebas.

Saya sarankan kepada orang tua bila anak anak punya kemampuan dan bakat bawaan itu bisa kita diteruskan dan dilanjutkan melalui kegiatan ekskul yang di sekolah maupun melalui sanggar sanggar lukis dengan harapan menumbuhkan kemahiran lukis dan selanjutnya itu tergantung jam terbangnya, semakin sering menggambar dengan latihan latihan semakin sering anak anak memainkan warna menggoreskan warna dalam kertas gambar, tentu hasilnya semakin bagus akan menentukan kualitas hasil akhirnya.

Libatkan anak anak agar berpengalaman dalam acara lomba dan hal ini sangat membangun anak untuk termotivasi dalam konsentrasi mengasah keahlian dan kemahiran dalam menggambar/melukis. Pungkas Pak Bambang Setiyadi S.Pd selaku tim Juri Gambar, dalam sesi wawancara singkat dengan media Gerbang Indonesia.(Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *