Presiden Joko Widodo meresmikan Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2022

Presiden Joko Widodo meresmikan Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2022

Pemalang | Gerbang Indonesia – Presiden Joko Widodo menghadiri dan meresmikan Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2022 di Stadion Manahan Solo. Sabtu 19 November 2022.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa “Saya respect terhadap  undangan dari PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah, maka Saya pulang duluan mendahului pemimpin-pemimpin yang lain supaya bisa berjumpa dengan Bapak Ibu semuanya”.

Jokowi melanjutkan, Bapak ketua Muhammadiyah dan ibu Ketua Aisyiyah dan
Bapak – Ibu yang saya hormati, di forum yang sangat terhormat ini, pertama saya ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan keluarga besar Muhammadiyah dan keluarga besar Aisyiyah dalam membantu penanganan pandemi covid-19 dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Terima kasih telah menggerakkan lebih dari 120 Rumah Sakit Muhammadiyah dan 235 klinik kesehatan milik Muhammadiyah yang aktif dalam mengedukasi masyarakat serta dalam pengobatan dan vaksinasi selama Pandemi.

Alhamdulillah Indonesia termasuk Negara yang berhasil mengendalikan pandemi covid-19, kita juga termasuk Negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, karena kita telah menyuntikkan lebih dari 440 juta dosis vaksin kepada masyarakat.

Keberhasilan kita dalam menangani Pandemi ini telah menjadi pondasi penting dalam pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca juga:  Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Kepala Desa Terpilih se-Kabupaten Kupang Periode 2022 - 2028

Namun pandemi belum sepenuhnya usai, masalah baru telah muncul perang di Ukraina
telah merusak rantai Ekonomi Global, sehingga harga-harga pangan naik, harga-harga BBM dan listrik juga meningkat tajam di seluruh Negara di dunia.

Bapak Ibu yang saya hormati, di tengah tantangan yang berat dan sangat sulit yang sangat tidak mudah, Alhamdulillah pemulihan ekonomi kita bisa kita kelola dengan baik, inflasi kita Alhamdulillah masih terkendali, masih di Kisaran 5,7%, artinya rata-rata kenaikan harga di sekitar lima persen, ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi dunia, dari rata-rata inflasi di negara-negara di dunia.

Patut kita syukuri, Alhamdulillah kinerja ekonomi Indonesia juga cukup menggembirakan dan ini juga patut kita syukuri, karena di Kuartal ketiga ekonomi kita bisa tumbuh 5,72%, perdagangan kita juga meningkat 58%.

Kita juga terus melakukan transformasi nasional, kita tidak boleh hanya mengekspor bahan mentah yang sudah berpuluh-puluh tahun, kita harus melakukan hilirrisasi industri di dalam negeri, supaya mendapatkan nilai tambah.

Kita juga terus mendongkrak agar UMKM kita naik kelas dengan digitalisasi dan memasukkan ke platform digital untuk menciptakan peluang kerja untuk nilai tambah yang maksimal di dalam negeri kita sendiri.

Baca juga:  Presiden Jokowi Lepas Parade Pembalap Pertamina Grand Prix of Indonesia

Kita juga berupaya berkontribusi untuk dunia melalui presidensial G-20 di tahun 2022 melalui kekuatan ASEAN yang kita pegang tahun depan dengan melalui keanggotaan
Champion group di Global Crysis respon group di PBB.

Bapak Ibu yang saya hormati, menghadapi kompetisi Global yang meningkat kita harus fokus pada peningkatan kualitas SDM dan penguasaan Iptek.

Terima kasih kepada keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah yang telah berkontribusi besar, melalui lebih dari 170 perguruan tinggi yang dimiliki Muhammadiyah dan juga 1364 SMA sederajat, 1826 SMP sederajat, 2817 SD sederajat dan juga 20.20033 TK Paud dan kelompok bermain yang dimiliki oleh Muhammadiyah dan Aisyah dan juga 440 Pesantren melalui lembaga pendidikan.

Saya mengharapkan peran sentralBapak Ibu sekalian untuk terus menyebarkan Islam yang berkemajuan, Islam yang penuh dengan nilai-nilai toleransi, Islam yang menjaga persatuan, Islam yang menjaga persaudaraan dan perdamaian sesuai dengan ajaran Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Ruang syiar Islam di Indonesia itu sangat terbuka lebar dibandingkan dengan negara-negara muslim di Asia Tenggara maupun di Timur Tengah, banyak kemudahan bagi umat Islam di Indonesia yang tidak diatur oleh negara, seperti kemudian menyampaikan ceramah Agama, kemudian mengundang penceramah, kemudahan menyampaikan khotbah Jumat, kemudian mengadakan peringatan-peringatan hari besar Islam, kemudian pengaturan adzan, kemudian mengumpulkan dana-dana sosial Islam, selain itu melalui lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah saya juga menitipkan untuk penguatan pendidikan bagi pembangunan yang berkelanjutan bagi pembangunan yang ramah lingkungan.

Baca juga:  Dialog Akhir Tahun dan Silaturahmi Pengurus DMI se-Kecamatan Makassar

Perlu saya tegaskan ketergantungan manusia pada alam sangat tinggi, apalagi potensi alam di Indonesia sangat besar, baik alam darat maupun laut yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya secara bijak.

Oleh karena itu saya mengharapkan bantuan Bapak Ibu semuanya selain Habluminallah dan juga habluminanas, mohon juga diperkuat dengan Habluminal yang menekankan pentingnya kelestarian alam yang menekankan pentingnya kelestarian lingkungan.

Bapak Ibu yang saya hormati melalui kerja kita bersama, Saya yakin Indonesia akan mampu tumbuh maju di tengah gambaran dunia yang suram, dengan dukungan keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah, Indonesia bisa menjadi titik terang di tengah dunia yang muram, Indonesia laksana sang surya yang menerangi dunia.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan yang maha pengasih meridhoi bangsa
Indonesia.

Selamat bermuktamar, selamat bermuktamar dan dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim Muktamar Muhammadiyah dan Muktamar Aisyiyah ke-48 saya buka hari ini, terima kasih. Pungkas Jokowidodo. (Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *