Puskesmas di Baubau Dilengkapi dengan PONED

Puskesmas di Baubau Dilengkapi dengan PONED

Baubau | Gerbang Indonesia – Meskipun dengan anggaran yang terbatas namun Pemkot Baubau berusaha secara maksimal untuk menghadirkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yakni salah satunya dengan kehadiran PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar). Bahkan, Minggu (14/8/2022) oleh Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse telah meletakkan batu pertama pembangunan PONED di Puskemas Bungi.

Menurut La Ode Ahmad Monianse kehadiran PONED di Puskesmas Bungi dalah wujud untuk memberikan kualitas pelayanan pada pelayanan ibu dan anak sebagai tugas utama puskesmas. Sehingga apa yang dilakukan hari ini adalah upaya untuk bagiamana benar-benar mewujudkan Baubau menjadi maju sebagaimana yang tertuang dalam visi Kota Baubau Maju Sejahtera dan Berbudaya. Sebab, salah satu indikator maju dan memang itu yang digunakan dalam standar baik nasional maupun internasional. Kesejahteraan negeri itu dilakukan dari bagaimana penyelamatan ibu dan anak.

Diungkapkan, Pemkot Baubau bekerja keras, berupaya untuk menghadirkan PONED tertentu dengan bantuan anggaran yang belum terlalu maksimal. Dan diharapkan di setiap puskesmas akan ada proyeknya tapi dengan keterbatasan dengan memilih titik yang kira-kira kalau hadir di situ itu sudah bisa menjangkau beberapa tempat. “Kalau di daerah perkotaan sana, kita memilih BWI. Kalau di sini Bungi. Mudah-mudahan di tahun yang akan datang, seiring dengan pemekaran, akan banyak slot-slot yang bisa dibuka di DAK, saya akan berupaya untuk melengkapi layanan puskesmas kita. Karena puskesmas kita itu dengan layanan dasarnya ada 6 ya. Dengan 9 layanan tambahan saya kira kesehatan ibu anak menjadi salah satu fokus yang utama untuk kita lakukan,” ungkapnya.

Baca juga:  Teknologi Bisnis Canggih Di Palu Mengejutkan

Lebih lanjut dijelaskan, berbicara tentang ibu dan anak itu berbicara tentang keselamatan dan keberlanjutan berbangsa. Karena kalau kematian ibu sangat besar, maka tingkat kesejahteraan di sebuah daerah itu akan 0. Demikian juga dengan kualitas anak akan menjadi rendah sebab ibu adalah pendidik yang utama dan pertama sehingga memang harus diselamatkan. PONED menjadi salah satu cara untuk memberikan penghargaan kepada ibu-ibu yang akan terus memberikan upaya keberlanjutan keadaan bangsa ini. Karena Bangsa ini hanya bisa diserahterimakan, wariskan kepada generasi-generasi baik yang hanya lahir dari ibu-ibu yang berkualitas. Kualitas kehamilannya baik, kualitas kebahagiaannya baik, dan kualitas menyusui dan membesarkan anaknya juga baik. Sehingga kalau itu sudah dilakukan maka sumberdaya manusia Indonesia juga akan semakin baik. Sehingga cita-cita untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan bisa dicapai.

Baca juga:  Gagas Pengurangan Emisi Karbon di Giat Migas, Tiga Mahasiswa Sabet Penghargaan

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse mengingatkan tentang stunting agar menjadikan musuh besar sehingga semua bergerak dan harus dedikasikan untuk bagaimana menurunkan tingkat resiko stunting. PONED juga menjadi salah satu intervensi kesehatan untuk menurunkan tingkat resiko stunting di Kota Baubau. (nd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *