Ratusan Hektar Sawah Jadi “langganan” Banjir di Kabupaten Jember

Ratusan Hektar Sawah Jadi “langganan” Banjir di Kabupaten Jember

Reporter: Saiful

Jember | Gerbang Indonesia – Ratusan hektare sawah teredam air akibat curah hujan yang cukup tinggi di hulu Sungai Dam Curah Malang, mengakibatkan aliran Sungai Silogiri meluap sehingga mengenangi ratusan hektar sawah di enam desa di Kabupaten Jember Jawa Timur. Jum’at (14/1/2022) akibatnya petani di wilayah tersebut mengalami kerugian dan gagal panen.

Keseluruhan lahan sawah yang terendam air 300 hektare, meliputi enam desa yaitu desa Bago Kecamatan Gumuk Mas, Tembok Rejo dan Umbulsari, Kecamatan Umbul Sari, Mloko, Werigen Tiga, Kecamatan Puger Kabupaten Jember, sebagian tanaman padi masih berumur 20 hari.

Bahkan petani sudah melakukan pemupukan satu kali tanaman padi namun kini, tanaman padi tersebut tergenang banjir, sehinga petani mengalami gagal panen.

Baca juga:  Sekda Barru Membuka Acara Sosialisasi DBH CHT

Saat di temui Gerbang Indonesia pegawai pemerintahan desa Ringin Tiga, mas endy selaku anggota BPD, “menuturkan bahwa aliran sungai silogiri mengalami kedangkalan dan Dam bago tidak di buat pintu air buka tutup sehinga kotoran dari hulu menumpuk di Dam Bogo, sehinga air meluap ke sawah2 penduduk itupun sering kali terjadi di waktu musim penghujan,” ucap mas Endy.

Baca juga:  Mediasi di Kantor Camat Porsea, Kistan Sitorus Sesalkan Pihak Kores Sirait Tidak Hadir

Kini para petani hanya bisa pasrah jika harus mengalami gagal panen. Namun petani berharap kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah setempat segera memberikan perhatian serius kepada petani.

“Harapan petani di enam desa meminta kepada Pemerintah segera melakukan pengerukan, normalisasi sungai disepanjang aliran dan pembuatan pintu air buka tutup dikarenakan kalau musim panas Sungai Silogiri mengalani kekeringan,” ucap saroni (sf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *