Sehari Semalam Tak Pulang ke Rumah, Saat Ditemukan Tidak Bernyawa

Sehari Semalam Tak Pulang ke Rumah, Saat Ditemukan Tidak Bernyawa

Reporter: Arifin

Kupang | Gerbang Indonesia – Penemuan mayat kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kabupaten Kupang, tepatnya di daerah Kobone RT 05/RW 03, Dusun II, Desa Bone, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. Pada hari Jumat tanggal 31 Desember 2021.
Diketahui ternyata mayat tersebut adalah Yunus Hitusalo, Lk(59) yang diduga mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari atas pohon Laru/Haukolo yang memiliki ketinggian kurang lebih 6 meter.(1/1/2022)

Adapun menurut keterangan saksi dilapangan menyebutkan bahwa sehari sebelumnya yaitu Kamis 30 Desember 2021, korban berpamitan kepada istrinya, Martha Jabi,Pr(57) untuk pergi ke kebun dengan maksud mau membuat pagar pembatas kebun, namun setelah pergi seharian bahkan hingga malam korban tak kunjung pulang, sehingga istri korban menghubungi keluarga yang kebetulan tinggal di Desa Bone, namun keluarga juga tidak mengetahui keberadaan dari korban.

Baca juga:  Anggota DPRD Partai Hanura Melakukan Reses di Daerah Pemilihannya Kecamatan Fatuleu

Selanjutnya karena tak kunjung pulang kerumah bahkan sampai pagi, akhirnya istri korbanpun berusaha mencari dengan mendatangi kebun. Saat sudah di area kebun istri korban bertemu dengan, Filmon Honbala,Lk(57) karena kebetulan letak kebun mereka bersebelahan, lantas keduanya berusaha mencari keberadaan korban.

Betapa terkejutnya Istri korban bersama Filmon saat tiba tiba melihat sesosok tubuh tergeletak tengkurab dibawah pohon, yang tak lain ternyata itu adalah jasad korban, Yunus, yang mereka cari karena tidak pulang dari kemarin.

Baca juga:  PT. LHI Mengingkari Rekomendasi Kesepakatan Audensi DPRD Jepara

Saat ditemukan pertama kali kondisinya dalam keadaan yang sangat mengenaskan, dalam kondisi kaku, ada luka memar dan robek dibagian kepala, lecet di bahu kanan dan mengalami patah leher serta mengeluarkan darah dari mulut hidung dan telinga.

Selanjutnya, Filmon langsung memberitahukan hal penemuan mayat korban ini kepada warga sekitar, dan mereka bersama-sama mengevakuasi jasad korban, selanjutnya dibawa kerumah korban.

Baca juga:  Putra Islami, Tokoh di Balik Suksesnya Rekonsiliasi Warga di Kelurahan Belawan Bahagia

Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai kematian murni karena kecelakaan dan membuat surat pernyataan penolakan Otopsi.(Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *