Terima kasih Kepada Masyarakat, Organisasi Masyarakat Dan Pihak Pihak Lainnya Yang Sudah Antusias Pada Saat Mengikuti Acara “Kegiatan Sosialisasi Peraturan Dan Perundang-Undangan”

Terima kasih Kepada Masyarakat, Organisasi Masyarakat Dan Pihak Pihak Lainnya Yang Sudah Antusias Pada Saat Mengikuti Acara “Kegiatan Sosialisasi Peraturan Dan Perundang-Undangan”

Pemalang | Gerbang Indonesia – Kegiatan Sosialisasi peraturan perundang-undangan adalah bentuk kegiatan yang materinya bisa Undang-undang baik Peraturan Daerah maupun informasi yang terkait dengan Pemerintahan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Badan Kesbangpol kabupaten Pemalang Nur Aji Mugi Harjono, S.Hut., M.E di kantor tugasnya. Rabu 23 November 2022.

Nur Aji melanjutkan bahwa “Dalam hal ini kegiatanya mulai dilakukan pada semester kedua tahun 2022, dan rencananya akan dilaksanakan selama sembilan kali pada semester kedua di tahun 2022”.

Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka antisipasi tahun 2024, yang dimaksud adalah karena tahun 2024 adalah tahun politik, di mana ada Pemilu serentak ada Pilpres, Pileg dan Pilkada.

Meskipun kita belum tahu nanti real nyatanya seperti apa, tapi kita siapkan hal ini untuk menginformasikan kepada masyarakat, bahwa nanti dalam gelaran ajang tahun Politik 2024, masyarakat tidak boleh Golput, karena kalau Golput, nanti masyarakat bisa dikatakan kurang mendukung Pemerintah.

Dan kemudian selanjutnya keterlibatan dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan ini adalah masyarakat umum, baik secara masyarakat secara pribadi, Lembaga-lembaga, Ormas bahkan Pelajar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan juga tokoh Agama.

Kegiatan ini memang dilaksanakan secara bertahap pada hari setiap Sabtu atau Minggu.

Baca juga:  HM arsyad Thalib Lubis Tokoh Nasional Pendiri Al Jami'yatul Washliyah

Pelaksanaan acaranya juga di konsentrasikan di lokasi dan tempat yang sudah ditentukan, dengan maksud untuk mudah dalam koordinasi penempatan acaranya, pesertanya dan juga narasumbernya.

Apa yang disampaikan oleh narasumber pada saat kegiatan tersebut adalah memberikan informasi pada masyarakat terkait dengan hal yang terkait dengan Peraturan dan Perundang-Undangan.

Tahapannya ada sembilan kali di dalam semester kedua tahun 2022.

Total kegiatan sudah berlangsung selama enam kali tinggal menyisakan tiga kali hingga akhir tahun 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan pada satu tempat, dengan pertimbangannya adalah bahwa untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan pihak Narasumber maupun masyarakat peserta.

Tapi kedepannya memang tidak menutup kemungkinan, berdasarkan hasil evaluasi selama ini, Kita juga ingin bahwa kegiatan ini bisa lebih dekat kepada masyarakat sekitar, bisa jadi nanti bergeser di wilayah Randudongkal di sekitaran Pantura, atau di wilayah Pemalang timur.

Evaluasi Kita Sementara memang kita perlu pendekatan, rencananya di tahun 2023 kegiatan sosialisasi akan kita dekatkan kepada masyarakat.

Menggaris bawahi terkait hal materi sosialisasi tentang kesetaraan gender (Pengarusutamaan Gender) bahwa memang materi ini secara khusus ditangkap oleh Ibu-ibu ataupun kaum perempuan maupun pemilih pemula perempuan memang nampaknya relatif lebih perlu banyak Informasi yang harus disampaikan lagi, dibandingkan dengan materi yang lainnya.

Baca juga:  Sebelas Desa Di Kabupaten Pemalang Akan Menggelar Pesta Demokrasi Pilkades

Bisa jadi karena informasi yang didapatkan dari Bapak bapak dan kaum laki laki lebih banyak, dari membaca dan informasi lainnya.

Jadi terkait dengan itu (pengarusutamaan gender) itu juga kami hadirkan narasumber yang juga dari Perempuan.

Kita sudah berusaha untuk menyampaikan secara optimal dalam setiap sesi acara kegiatan, meskipun analisa kami di Badan Kesbangpol Pemalang bahwa masyarakat ibu-ibu perempuan masih terus harus didorong untuk memahami tentang Sosialisasi peraturan dan Perundang-undangan yang berkaitan dengan hal tersebut.

Tapi melihat skala umum dari kegiatan ini tetap berjalan dengan baik.

Kami ingin memberikan informasi ini kepada semua masyarakat tapi kami belum bisa menggandeng semuanya, maka dengan melihat hal tersebut kita selalu mengundang peserta yang berbeda dalam enam kali kegiatan yang sudah berlangsung, pesertanya selalu berganti-ganti.

Terima kasih kepada masyarakat, organisasi masyarakat dan pihak pihak lainnya yang sudah antusias pada saat diundang acara kegiatan tersebut.

Saya berterima kasih, justru dengan begitu kami selanjutnya sangat sangat welcome sepanjang kedepannya Kita bisa saling bersinergi untuk membangun Kabupaten Pemalang, kami dari Kesbangpol sangat senang, sebab siapa lagi yang akan membangun Pemalang kalau bukan kita semua bersama masyarakat.

Baca juga:  Pemdes Sokawangi Kecamatan Taman selalu terbuka menjalin sinergi dengan Karang Taruna

Kami yang di birokrasi dan temen-temen yang dimasyarakat bisa menjembatani ide dan pemikiran untuk kemajuan Pemalang.

Saya pribadi berpendapat “bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.

Dengan membangun komunikasi dan koordinasi semua bisa ada solusinya”.

Kami menyadari Birokrasi masih banyak kekurangan dan masih sangat membutuhkan koreksi, membutuhkan masukan dan saran.

Sepanjang itu bisa untuk dilaksanakan saya sangat berterima kasih, untuk kami atas nama Kesbangpol akan berupaya untuk bergerak bersama-sama sesuai dengan saran dan masukan untuk upaya kepedulian membangun Pemalang.

Kesbangpol memang pekerjaannya tidak kelihatan, tapi kita tetap bekerja, belum lama ini juga kita menggelar kegiatan “dialog kebhinekaan dan kebangsaan” menghadirkan ada narasumber yang ahli dibidangnya, hal tersebut dimaksudkan untuk menanamkan Patriotisme di kalangan kita semua, khususnya generasi muda agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif, seperti Narkoba, Terorisme, dan paham menyesatkan yang memicu perpecahan di Indonesia.

Sebab kami di Kesbangpol ada dua bidang yaitu,
– Bidang Kesatuan Bangsa.
– Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakata. Pungkas Nur Aji MH. (Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *