Terkait Tranparansi Anggaran Refocusing Tahun 2021, Pemkab Asahan Terkesan Bungkam

News5 Dilihat

Reporter: Joko Hendarto

Asahan | Gerbang Indonesia – Terkait  anggaran Refocusing tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Asahan dinilai seharusnya lebih transparan kepada publik. Hal tersebut dirasakan sangat perlu agar masyarakat Asahan bisa memahami terhadap situasi yang terjadi saat ini.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Independent Hukum Indonesia Kabupaten Asahan Bahrum terkait dampak dari anggaran Refocusing  ( anggaran yang ditarik kembali ) terangnya kepada ” Gerbang Indonesia ” .

Kita harapkan agar pemerintah Kabupaten Asahan lebih transparan, untuk tahun 2021 ini berapa persen pemerintah Kabupaten Asahan terkena dampak Refocusing oleh pemerintah pusat, ” ujar Bahrum, Selasa ( 11/10/2021) di ruang Kerjanya.

Baca juga:  Lepas Kontingen Porprov XIV, Bahri Janjikan Hadiah Besar Peraih Medali

Lebih lanjut Bahrum menjelaskan, selama dua tahun berturut turut masa pandemi Covid – 19, Kabupaten Asahan juga tak luput dari imbasnya. Namun bukan hanya karena masalah pandemi Covid – 19, lantas semua permasalahan di alihkan dengan alasan Refocusing.

Dalam permasalahan menyangkut kebijakan pemerintah kabupaten Asahan terkait pos pos anggaran ataupun dinas dinas di pemerintahan yang terkena dampak Refocusing, baik dari anggaran APBD Asahan ataupun APBN ( DAK / DAU  – red ). Pemerintah kabupaten Asahan diminta harus transparan ke Publik, ketika ditanya terkait anggaran Refocusing, jangan semua Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) saling lempar bola sesama OPD lainnya,” tegas Bahrum.

Baca juga:  On Track, Proyek GRR Tuban Berhasil Serap 1220 Pekerja Lokal

Pemerintah Kabupaten Asahan juga harus bisa memilah milah Anggaran yang akan di Refocusing terhadap semua OPD, dalam memilah anggaran yang akan di Refocusing , mana  seharusnya yang lebih penting ( Urgent ) untuk kepentingan masyarakat banyak dari pada kepentingan satu kelompok saja, terutama anggaran khusus  untuk kegiatan kegiatan yang menyangkut tentang kegiatan Insfratruktur, kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

Baca juga:  Personil Gabungan Razia Tempat Hiburan Malam dan Amankan Ratusan Botol Miras

Untuk itu kita berharap Pemerintah Kabupaten Asahan agar lebih transparan / terbuka ke publik terkait Refocusing anggaran tersebut, dalam waktu dekat ini Independen Hukum Indonesia akan  ber audensi dengan Bupati Asahan terkait anggaran Refocusing Kabupaten Asahan, ” tegas Bahrum. ( JH )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *