Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan Kampung Peduli TB, H.Imam Musanto: Mari Bangun Pola Hidup Sehat

Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan Kampung Peduli TB, H.Imam Musanto: Mari Bangun Pola Hidup Sehat

Depok, Gerbang Indonesia – Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat (UPTD) Puskesmas Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, gelar penyuluhan Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Peduli Kampung TB (KAPITU), bertempat di aula Kelurahan Pancoran Mas, sebagai upaya penanganan permasalahan Tuberculosis (TBC), yang bukan hanya terjadi karena masalah sektor kesehatan saja, tapi dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan disekitar tempat tinggal pasien yang menderita TB.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh H.Imam Musanto.S.Pd,M.M, anggota DPRD Kota Depok Komisi A Fraksi PKS yang juga sebagai Ketua Persatuan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Ketua UPTD Puskesmas Pancoran Sih Mahayanti, Camat Pancoran Mas Syaiful Hidayat, Lurah Pancoran Mas Moh. Soleh, beserta Ketua LPM Kelurahan Pancoran Mas, Bapak Mamat Labet.

Baca juga:  Berikan Pelayanan Terbaik, Komunitas Ambulance Indonesia Imbau Masyarakat Agar Jangan Menggunakan Jasa Calo

H.Imam Musanto.SP.d.M.M selaku anggota DPRD Kota Depok Komisi A Fraksi PKS menekankan, bahwa fasilitas Kader Kesehatan masyarakat adalah menjadi subyek utama dalam upaya pembangunan kesehatan terutama pada penyakit TB, agar mampu membuat masyarakat melakukan pola hidup sehat dengan baik dan benar.

“Memberikan fasilitas yang lengkap kepada Kader kesehatan terkait permasalahan TB merupakan salah satu bentuk reorientasi pelayanan kesehatan masyarakat yang dari sebelumnya bersifat sentralistik, dan top down, menjadi lebih partisipatif dan bottom up, sehingga dapat memacu pemberantasan penyakit TB di Kota Depok terutama diwilayah Kecamatan Pancoran Mas ini”, ujar H.Imam Musanto, Senin 1/11/2021.

“Lahirnya Kader Kesehatan masyarakat adalah sebagai respon pemerintah Kota Depok, terhadap permasalahan kesehatan masyarakat terkait tingginya angka penyakit Tuberkulosis paru yang tak kunjung usai. Saya menilai fasilitas yang diberikan kepada para Kader Kesehatan itu, akan menjadi penentu suksesnya program kerja yang sedang dan akan direncanakan”, ungkapnya.

Baca juga:  Objek Vital Nasional Harus Dijaga dari Gangguan Paham Terorisme

Ketua PPTI Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok ini juga menambahkan, bahwa Kader Kesehatan merupakan ujung tombak pelaksanaan penanganan kesehatan di masyarakat, dan dirinya mengimbau kepada Dinas terkait agar lebih fokus dalam memberikan fasilitas lengkap kepada para kader, untuk dapat mengerjakan tugasnya secara signifikan sesuai dengan target bersama.

“Program kerja sebaik dan sebagus apapun, jika tidak ada fasilitas yang mendukung, tentunya akan mendapatkan hasil yang tidak sesuai target. Jadi, saya berharap kepada semua pihak yang berkaitan langsung dengan kesehatan, agar memberikan dukungan penuh dengan mempermudah serta memberikan fasilitas terbaik kepada para Kader, agar dapat melaksanakan kinerja yang maksimal dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat”, tambah Ketua PPTI Kecamatan Pancoran Mas ini.

Baca juga:  Jalan Rusak Akibat Truk Tambang Perlu Aturan Yang Jelas

“Pengobatan TBC mencakup 2 tahap pengobatan, yakni pengobatan intensif dan lanjutan dengan lama pengobatan yang bisa mencapai 6-12 bulan, dan penyakit TBC itu bisa sembuh total ketika penderita menjalani 2 tahap pengobatan hingga selesai. Jadi, saya berharap kepada semua pihak baik dari stakeholder pemerintah dan non pemerintah, bersama masyarakat, untuk tetap bersama-sama menjaga kesehatan dengan selalu melakukan diskusi kepada Kader Kesehatan, serta lebih meningkatkan kepedulian lingkungan yang sehat, berbudaya dan sejahtera”, pungkasnya.(Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *