Bupati Pemalang Meresmikan Revitalisasi Los Pasar Tradisional Bantarbolang Dan Lounching E- Retribusi dan Qris

Bupati Pemalang Meresmikan Revitalisasi Los Pasar Tradisional Bantarbolang Dan Lounching E- Retribusi dan Qris

Pemalang, Gerbang Indonesia – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST MSi didampingi Sekda M Arifin, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Dody Nugraha dan Kepala Diskoperindag Hepi Priyanto Meresmikan Revitalisasi Los Pasar Tradisional Bantarbolang dan Lounching E – retribusi dan Qris di pasar Bantarbolang. Rabu 16 Maret 2022.

Bupati Pemalang Yang akrab disapa Mas Agung dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa dengan diresmikannya revitalisasi pasar Bantarbolang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang yang disaksikan langsung oleh Diskoperindag Kabupaten Pemalang, semua masyarakat, Deputi kepala perwakilan BRI Tegal Dodi Nugroho, BRI cabang Pemalang perwakilan dan Diskoperindag Kabupaten Batang Pekalongan dan Tegal serta Kepala Pasar Bantarbolang, ketua paguyuban pedagang pasar Bantarbolang dan serta tamu undangan lainnya.

Diharapkan semoga dengan sistem pembayaran E – retribusi dan Qris di pasar Bantarbolang ini bisa lebih aman sehat dan lancar dalam setiap transaksi pembayaran.

Baca juga:  Bupati Pemalang Sambut tujuh ABK di Pendopo Pemalang

Tentu hal ini akan memudahkan masyarakat terutama pedagang pasar Bantarbolang dengan adanya launching E digital tersebut.

Mas Agung menambahkan, Semoga dengan acara peresmian ini memberikan input motivasi positif bagi kita untuk konsisten mendorong perbaikan dan pertumbuhan ekonomi serta perdagangan di Kabupaten Pemalang.
Dan dapat semakin meningkatkan dalam perdagangan, karena salah satu prioritas yang dikembangkan oleh pemerintah daerah adalah pembangunan pasar tradisional, yang dampaknya adalah minat konsumen berbelanja ke pasar tradisional semakin hari semakin tinggi.

Kondisi pasar yang sehat, nyaman dan aman akan menarik masyarakat dari berbagai lapisan untuk berbelanja di pasar tradisional.
Dengan kondisi bangunan pasar yang baru ini semoga keinginan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional juga akan semakin besar.

Baca juga:  Heboh di Medsos, Ini Penjelasan Erwin Efendi Lubis Terkait Kehadirannya di Pesta Ultah Rihanna

Pesan Saya kepada pengelola Pasar maupun para pedagang agar bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menarik minat serta memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat bahwa berbelanja di pasar tradisional juga bisa nyaman dan menyenangkan.
Yang pada akhirnya bisa berdampak baik untuk peningkatan mutu dan kualitas barang yang diperdagangkan termasuk ukuran, takaran, timbangan dan peralatan yang memenuhi standar.

Pasar tradisional diyakini juga akan kuat dan tidak akan kalah bersaing dengan pasar modern, apalagi dengan E retribusi pelayanan pasar sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah, hal demikian saat ini sudah diterapkan di tempat pasar lainnya, yaitu pasar paduraksa, pasar Beji, pasar banjar dawa dan pasar Ulujami pada Tahun 2022 ini.

Program E retribusi pelayanan pasar akan diterapkan lagi di tempat pasar lainnya yaitu Pasar Bojong bata, pasar Randudongkal, pasar Bantarbolang dan pasar Petarukan.
Bahkan mulai per 01 Maret 2022 ini sudah dilaksanakan pemungutan retribusi di Pasar Bojong bata. Pungkas Mas Agung.

Baca juga:  SAT BINMAS POLRES HUMBAHAS HIMBAU PROKES KEPADA WARGA

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan kartu Qris secara simbolis oleh Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST MSi kepada perwakilan pedagang pasar pasar Bantar bolang.

Maka dengan dengan demikian dipastikan pasar Bantar bolang menjadi pasar digitalisasi, melalui
pembayaran digital berbasis QRIS. (Quick
Response Code Indonesia Standard) yang memfungsikan sistem transaksi non tunai berbasis QRIS ini
diakuisisi oleh Bank Jateng Cabang Pemalang untuk dipergunakan oleh
pedagang dalam pemungutan E retribusi
pasar dan jual beli. Bank Jateng selalu
mendukung pertumbuhan ekonomi
dengan berbagai inovasi dan menawarkan kemudahan pembayaran
terutama secara online agar transaksi
lebih cepat, efisien, dan efektif sekaligus
meningkatkan transparansi dalam
bertransaksi. (Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *