DPD Partai Emas Jawa Timur Adakan Rapat Konsolidasi Antar Pengurus se-Jatim

DPD Partai Emas Jawa Timur Adakan Rapat Konsolidasi Antar Pengurus se-Jatim

Reporter: Sakban

Sidoarjo | Gerbang Indonesia – Bertempat di rumah makan ayam bakar pak d’ JL. Raya Sukolegok, Kav. E 1 2nd Floor, Suko, Sukodono, Dusun Legok, Suko, Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur mengadakan pertemuan dengan para ketua DPC se-Jawa Timur.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketau PLT Partai Emas Budi SH, Sekretaris Wilayah Jawa Timur H.Soeparmo, Ketua Korda Jatim Haryanto, bagian OKK R.Amin Imron, Dan Seluruh Ketua DPC-DPC se-Jatim.

Dalam kesempatan tersebut bapak Budi selaku ketua sementara (PLT) Partai Emas Jawa timur berharap agar semua ketua dan anggota partai emas se-Jawa timur Agar semakin solid dan saling komitmen untuk bersama sama membangun partai emas agar kedepannya bisa maju dan berkembang di Jawa timur, dia juga berharap agar para ketua DPC Se-Jawa Timur bisa berkonsolidasi dengan anggota anggota nya agar bisa mengumpulkan keseluruhan KTP paling lambat 31 Januari 2022.

Baca juga:  Anggota DPRD Provinsi Jateng "Membangun Kesadaran Perubahan Yang Paling Baik, Adalah Perubahan dari Dirinya Masing Masing"

“Kami berharap agar semua ketua DPC agar bisa mengumpulkan data KTP dan membentuk PAC-PAC paling lambat 31 Januari 2022 agar kita lolos verval” ungkapnya.

Namun dilain pihak, ketua DPC DPC Jatim memprotes hal itu karena mereka menganggap bahwa mengumpulkan KTP dengan jumlah masyarakat yang beribu-ribu itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu berbagai cara dan treatment untuk bisa mengambil hati masyarakat agar bisa dengan senang hati bergabung dan memberikan KTP nya untuk pendataan di partai EMAS.
Seperti yang dikatakan oleh Ketua DPC Sampang Madura dia berkata jika permasalahan utama di tiap-tiap wilayah hampir sama yaitu terkait pendanaan dari pihak DPD untuk kesuksesan pembentukan DPAC-DPAC dan pendataan KTP.
“Agar kita bisa bersaing dengan partai-partai politik yang sudah lama seperti di Sampang seperti partai Gerindra,Golkar dan Nasdem tentu nya sangat sulit untuk mengubah persepektif Masyarakat yang sudah mendarah daging yakni harus memberikan bantuan berupa apa saja atau berupa program program yang menjanjikan agar mereka bisa menyerahkan dengan suka rela data KTP nya, maka oleh sebab itu peran ketua DPD Jatim sangat menentukan dalam hal ini, tidak sekedar main tunjuk sana sini ” pungkasnya.

Baca juga:  Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Pendopo Balai Desa Sokawati

Senada dengan hal itu, yang disampaikan oleh Ketua DPC Emas Bangkalan sekaligus OKK pusa R.Amin Imron. Dia mengatakan jika anggota nya itu berdiam di gunung gunung di bukit-bukit dan di daerah daerah terpencil lainnya yang mana mereka mindset nya masih sangat primitif sehingga untuk meminta data KTP tidak semudah yang dikatakan ketua bapak Budi yang hanya bisa memerintahkan dari pusat.
“Masyarakat yang kami hadapi di bawah sangatlah beragam, lebih lebih lagi kalau di Bangkalan kami menghadapi masyarakat yang tidak hanya sekedar janji-janji tapi perlu bukti” ungkapnya dihadapan seluruh anggota partai.

Sementara itu Ristya Rahmawati SH, Wasekwil sekaligus pendampingan hukum partai EMAS Jawa timur memberikan kesimpulan dan pandangan nya dari semua usulan peserta rapat, dia mengatakan bahwa hal-hal yang sudah dijelaskan oleh pihak ketua DPC Se-Jawa Timur adalah sama, intinya masalah pembiayaan, masyarakat bawah bukanlah orang awam yang bisa dianggap remeh temeh lagi seperti yang sudah-sudah merek sekarang sudah sangat faham dan mengerti tentang politik khususnya partai politik di Indonesia, mereka membutuhkan bukti konkret bukan sekedar janji-janji manis, apalagi mungkin jika menyangkut seorang tokoh
“Apa maksud dan tujuan pendirian parpol emas ini, apakah betul betul akan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, ataukah sekedar ingin menampilkan sosok tertentu, jika hanya demikian maka kami yakin partai tidak akan bertahan lama, karena sengitnya persaingan antar parpol parpol baru di Indonesia belakangan ini, semuanya mempunyai jargon-jargon sendiri, yang bagus dan menjanjikan, visi misi yang hebat dan jelas, namun masyarakat awam, masyarakat bawah saat ini tidaklah membutuhkan hal itu, mereka lebih memilih partai yang memberikan bukti nyata, bukti konkret daripada sekedar jargon dan visi misi.” Ucapnya. (sakban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *