Bupati Pemalang Membuka Acara Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pemalang Tahun 2023

Bupati Pemalang Membuka Acara Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pemalang Tahun 2023

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Acara Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pemalang tahun 2023, dilaksanakan Di Pendopo kabupaten Pemalang. Senin 14 Februari 2022.

Dalam acara kegiatan dihadiri oleh wakil Bupati Pemalang, Pimpinan DPRD Kabupaten Pemalang, Kepala Bappeda Provinsi Jawa tengah atau yang mewakili, Bappeda kabupaten Purbalingga, Bappeda Kabupaten Tegal dan Bappeda kabupaten dan kepala Bappeda kabupaten Pemalang, serta Lembaga instansi di Kabupaten Pemalang dan segenap tamu undangan.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST MSi yang akrab disapa Mas Agung memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Kita hari ini dapat berhimpun disini, bersama-sama mengikuti acara konsultasi publik rancangan awal rencana kerja Pemerintah Daerah rkpd Kabupaten Pemalang tahun 2023 dalam keadaan sehat walafiat.

Tingginya angka kemiskinan masih menjadi salah satu isu strategis pembangunan, baik di tingkat pusat maupun Kabupaten Pemalang. Terlebih lagi dengan adanya pandemi covid 19 yang menyebabkan angka kemiskinan semakin meningkat, tingkat kemiskinan provinsi Jawa Tengah sebesar 11,79% sedangkan Kabupaten Pemalang 16,56%, hal ini menempatkan Pemalang sebagai Kabupaten termiskin nomor 4 di provinsi Jawa Tengah setelah Kabupaten Kebumen, Wonosobo dan Brebes. Terang Mas Agung.

Label sebagai Kabupaten miskin ekstrem dengan tingkat kemiskinan sebesar 9,52% atau 124000 jiwa ini menjadi permasalahan bersama yang harus kita Cari solusinya.

Perlu ekstraordinary integratif dan kolaboratif dari semua pihak, agar turun menjadi 0% pada tahun 2024.

Hal ini sesuai dengan target dari pemerintah untuk penanganan kemiskinan ekstrem adalah

Baca juga:  Polres Humbahas Bersama Pemkab. Humbahas Sidak Pasar, Pastikan Minyak Goreng di Humbahas Masih Tercukupi

1. Rehab rumah tidak layak huni/rtlh.

2. Penyediaan jamban sehat.

3. Penyediaan akses air minum, dan..

4. Penyediaan listrik murah bagi rumah tangga.

Kemiskinan ekstrem sesuai hasil verifikasi dan validasi data tahun 2021 diprioritaskan pada lima Kecamatan yaitu Kecamatan Belik, Watukumpul, Petarukan, Moga, Bantarbolang.

Untuk Tahun 2022 Kecamatan Randudongkal, Taman, Pulosari, Pemalang, Comal.

Dan tahun 2023 diprioritaskan di kecamatan Warungpring, Ulujami, Bodeh dan Ampelgading.

Sedangkan IPM indeks pembangunan manusia Kabupaten Pemalang sebesar 66,56 dan menempati peringkat ke-34 dari 35 kabupaten kota di provinsi Jawa Tengah, dengan capaian usia harapan hidup sebesar 73,53 tahun, rata-rata lama sekolah 6,45 tahun, harapan lama sekolah 11,96 tahun dan pengeluaran perkapita sebesar 8.573.000.

Selanjutnya masih ditemukannya kasus Stunting merupakan tanda belum optimalnya pelayanan dasar bidang kesehatan, angka Stunting sebesar 10,35% dari 8134 balita.

Untuk percepatan penurunan stunting di antaranya:

1 aksi konvergensi tinggal tingkat desa atau kelurahan

2 pemberian makanan tambahan PMT

3 Pendampingan dan pendataan status gizi

4 perubahan perilaku pemberdayaan masyarakat setempat.

5 Penguatan peran PKK dalam perubahan perilaku dan pemantauan aksi konvergensi penurunan Stunting hingga tingkat desa atau kelurahan.

Upaya-upaya tersebut menunjukkan hasil yang dilihat dari penurunan angka Stunting dari 22,94% di tahun 2017 menjadi 10,35% di tahun 2021.

Salah satu penyebabnya adalah rendahnya rata-rata lama sekolah Kabupaten Pemalang, adalah banyaknya anak tidak sekolah atau ATS yang merupakan belum optimalnya penyelenggaraan pelayanan dasar bidang pendidikan terdapat 35000 ATS di Kabupaten Pemalang dengan berbagai penyebab diantaranya:

Baca juga:  Di Pimpin AHY, Elektabilitas Demokrat Capai 11,6 Persen di Survei Kompas

-Tidak terlayani PAUD -Belum pernah sekolah

-Putus sekolah

-Tidak lulus Sekolah lanjutan.

Dengan diberikannya fasilitas belajar dan beasiswa kegiatan yang bersedia kembali ke sekolah difokuskan pada pendampingan pendidikan.

Lokasi prioritas penanganan ATS di tahun 2021 adalah Desa Sikayu, Karangasem, Randudongkal, Sitemu dan Jojogan.

Sedangkan untuk lokus Tahun 2022 dan 2023 disinkronkan dengan lokus Data validasi.

Dampak pada sektor tenaga kerja, pada sektor tenaga kerja pemutusan hubungan kerja karena berkurangnya proses produksi akibat Pabdemi sehingga meningkatnya angka pengangguran pada tahun 2021 sebesar 6,71% atau sebanyak 43,9 ribu penduduk angkatan kerja adalah pengangguran.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi dalam masa Pandemi covid 19 berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang negatif atau mengalami kontraksi 0,66%, namun kontraksi yang dialami oleh Kabupaten Pemalang tidak sedalam nasional 2,07% dan provinsi Jawa Tengah minus 2,65%.

Hal ini disebabkan pertumbuhan lapangan usaha utama yaitu pertanian dan industri pengolahan masih positif lebih kecil dibandingkan rata-rata sebelum pandemi.

Upaya perlu didorong untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi antara lain

-Pertama peningkatan produktivitas sektor pertanian secara luas pertanian perkebunan peternakan dan Perikanan dengan pengembangan kawasan pangan.

-kedua adalah peningkatan produktivitas sektor industri pengolahan dengan pengembangan Kawasan Industri.

-ketiga peningkatan produktivitas sektor perdagangan dengan e-commerce Dedi dan perantaraan pasar.

-keempat adalah dengan penguatan desa wisata Dewi dengan pengembangan wisata virtual serta.

-kelima kemudahan izin berusaha dan pengembangan investasi.

Baca juga:  Bupati Pemalang Menjadikan Tema "Peduli dan Bangga Pemalang AMAN" Sebagai Sosialisai Penerapan di Lembaga Pendidikan

Hal itu yang masih menjadi isu strategis yang kita hadapi dalam pembangunan, hal ini dikarenakan kondisi infrastruktur yang masih memprihatinkan, 1.kondisi jalan kabupaten yang rusak sepanjang 243 km 31, 72%

2. tempat pembuangan akhir TPA lebih kapasitas dalam menampung sampah yang dihasilkan pada sektor Perumahan dari 70000 unit rumah tidak layak huni baru tertangani 25,501% atau 17,8 ribu unit.

Perlu upaya seksama untuk meningkatkan capaian layanan infrastruktur dalam kondisi keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

Itu adalah beberapa hal yang dapat saya sampaikan agar tetap menjadi perhatian. Perencanaan harus adaptif terhadap kondisi yang ada semakin tidak mudah karena dipenuhi dipengaruhi perubahan yang semakin cepat dan dinamis sehingga dibutuhkan inovasi penyiapan SDM berdaya saing dan kolaborasi semua pemangku kepentingan pembangunan.

Saya menghimbau agar semua pemangku kepentingan yang hadir dapat memanfaatkan forum konsultasi publik ini dengan sebaik-baiknya untuk memberikan saran dan masukan terhadap perencanaan pembangunan Kabupaten Pemalang tahun 2023.

Maka Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim “Konsultasi publik rancangan awal rencana kerja Pemerintah Daerah rkpd Kabupaten Pemalang tahun 2023 saya nyatakan dibuka” Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa meridhoi setiap upaya kita dalam meningkatkan pembangunan kepada masyarakat di Kabupaten Pemalang.

“Kue lebaran namanya biji ketapang, disantap bersama teman dan pasukan.

Pastikan kita memiliki hati yang lapang agar diri ini dapat menerima masukan”.

Pungkas Mas Agung dengan Pantun pesan Motivasi. Demikian liputan dari Media Gerbang Indonesia.(Eko B Art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *