Ditemukan Kasus DBD, Tim Fogging Langsung Turun ke Puri Manulai Indah

Ditemukan Kasus DBD, Tim Fogging Langsung Turun ke Puri Manulai Indah

Reporter: Arifin

Kupang | Gerbang Indonesia – Dinas kesehatan Kota Kupang, melalui Puskesmas Naioni, turun melakukan penyemprotan (Fogging) kerumah-rumah warga di kawasan Puri Manulai Indah, hal ini dilakukan menyusul ditemukannya kasus Demam Berdarah (DBD) di wilayah RT, 024 RW, 005, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang,(5/1/2022).

Tim Fogging bersama Sekretaris RT 24 Puri Manulai Indah (foto: Arifin/GI)
Tim Fogging bersama Sekretaris RT 24 Puri Manulai Indah (foto: Arifin/GI)

Tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Naioni, Feri Jelalu, SKM, berjumlah 7 orang yang terdiri dari 4 orang operator mesin pengasapan dan 3 orang Staf Puskesmas Naioni.

Dijumpai disela kegiatan Fogging ini, Feri menjelaskan bahwa dirinya bersama tim turun karena adanya kasus DBD yang menimpa salah satu warga di RT 024.

Baca juga:  On Track, Proyek GRR Tuban Berhasil Serap 1220 Pekerja Lokal

” Jadi kami begitu mengetahui adanya salah satu warga yang terkena DBD, maka kami langsung turun untuk mengadakan penyemprotan atau Fogging ini ” jelas Feri.

Masih menurut Feri, dirinya juga menghimbau agar warga masyarakat tanggap dengan kondisi musim hujan sekarang, yang bisa berpotensi adanya serangan wabah Demam Berdarah, karena adanya genangan air dari sisa hujan yang tertampung dibak air yang tidak terpakai, atau barang-barang bekas yang bisa menjadi tampungan air dan menjadi sarang dari jentik-jentik nyamuk Demam Berdarah.

Baca juga:  Universitas Pertamina Ajak Gen Z Promosikan Energi Baru Terbarukan Lewat Kompetisi Mural
Rumput halaman sekitar rumah warga juga disemprot
Rumput halaman sekitar rumah warga juga disemprot

” Kami sangat mengharapkan agar masyarakat membersihkan lingkungan sekitar rumahnya masing-masing. Membuang dan mengubur barang bekas yang berpotensi bisa menjadi tampungan air, sehingga bisa jadi sarang berkembang biaknya jentik nyamuk Demam Berdarah. ” Papar Feri menjelaskan.

” Kami berharap agar setelah dilakukan penyemprotan ini tidak ditemukan lagi kasus DBD diwilayah ini ” Pungkasnya.

Baca juga:  Jalan Rusak Parah Desa Cikeas Udik Tak kunjung Diperbaiki

Penyemprotan(Fogging) tidak hanya dilakukan dirumah yang terkena DBD, namun juga dilakukan dilingkungan sekitarnya, khususnya di wilayah RT 024.

Sementara itu para warga yang rumahnya juga disemprot, mengaku senang karena mereka berharap melalui Fogging ini mereka dapat terhindar dari serangan wabah DBD dimusim hujan kali ini.

” Kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan Fogging ini ” ungkap Imron salah satu warga, kepada media GI.(Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *