Gelar Acara Rutinitas Ramadhan, Timsus Korlap Stater Bagikan Puluhan Paket Sembako serta Santuni Yatim dan Dhuafa di Stadebar

Gelar Acara Rutinitas Ramadhan, Timsus Korlap Stater Bagikan Puluhan Paket Sembako serta Santuni Yatim dan Dhuafa di Stadebar

Depok, Gerbang Indonesia – Puluhan paket sembako dan uang tunai diberikan Tim Khusus (Timsus) Korlap Stater kepada anak-anak Yatim dan Dhuafa, diarea Terminal Angkutan Kota (Angkot) wilayah Stasiun Kereta Api Depok Baru sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitar yang membutuhkan. Acara tersebut digelar rutin sebanyak dua kali dalam satu tahun dengan menggunakan anggaran kolektif dari para jajaran Korlap Stater.

Edi Dadang Candra.A.MPd.MH atau yang lebih akrab dipanggil Bharock selaku pimpinan Korlap Stater mengatakan, bahwa kegiatan berbagi kepada anak-anak Yatim dan Dhuafa tersebut adalah program kerja jajarannya, sebagai bentuk upaya berbagi kebahagiaan kepada warga sekitar tempatnya bekerja.

“Kegiatan berbagi ini adalah program kerja kami, yang telah berjalan dari beberapa tahun silam, yang mana hal ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian Korlap Stater kepada lingkungan sekitar. Kegiatan berbagi kebahagiaan ini menggunakan anggara kolektif dari para jajaran Korlap, yang dikumpulkan lalu disalurkan sebanyak dua kali dalam kurun waktu setahun. Jadi, per-enam bulan hasil kolektif ini kami salurkan kepada masyarakat sekitar”, ucapnya. Rabu 27/4/2022.

“Tujuan santunan anak Yatim dan  Dhuafa ini adalah memberikan kemaslahatan untuk mengantarkan mereka menjadi manusia yang baik. Selain itu santunan ini bermaksud mengetuk kepekaan antar sesama untuk saling tolong menolong dalam hal kebaikan, serta membiasakan diri menginfaqkan atau memberikan sebagian rizki yang kita peroleh dengan memberikannya kepada yang membutuhkan”, ungkapnya.

Baca juga:  Halal Bi Halal ala Kecamatan Terbaik se-Kota Medan

Bharock menambahkan, bahwa menyantuni anak yatim adalah perintah Allah SWT dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW serta diriwayatkan di dalam Al-Qur’an dan hadist. Dirinya menilai memberikan hak-hak anak yatim sangat perlu dilakukan sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keislaman setiap insan.

“Hak anak yatim yang pertama adalah mendapatkan perlakuan yang baik dan jangan sampai kita berbuat sewenang-wenang. ‘Maka terhadap seorang anak yatim piatu janganlah engkau berlaku sewenang-wenang, dan terhadap pengemis janganlah menghardik’.(QS, Ad-Dhuha : 9-10)”, sambungnya.

“Sedekah kepada anak-anak Yatim dan Dhuafa membuat pahala kita akan terus mengalir. Pasalnya, terdapat tiga amalan yang akan terus mengalir sekalipun kita sudah meninggal yaitu Ilmu bermanfaat, doa anak Sholeh dan sedekah jariyah. Semoga dengan adanya kegiatan berbagi dari Korlap Metro Stater ini dapat menjadi manfaat bagi sesama, dan dapat menumbuhkembangkan rasa kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan”, tutupnya.

Hal senada dikatakan Zakiy Mu’tabar Djababu (Ophay Vhote) selaku Koordinator Timsus Korlap Stater, dirinya mengatakan bahwa untuk berbagi dan memberikan kepedulian antar sesama itu tidak harus menunggu mampu dan kaya terlebih dahulu. Namun, untuk dapat melakukan hal tersebut yang paling utama dibutuhkan adalah niat yang kuat serta realisasi nyata atas kekompakan dari para jajaran Timsus yang dipimpinnya.

Baca juga:  Rehab Ruang Kelas SDN 173263 di Desa Simanapang Kecamatan Pahae Julu Memperihatinkan, Diduga Asal Jadi

“Rezeki telah diatur oleh Allah SWT dengan sedemikian rupa. Karena telah diatur itulah, manusia hanya diperlukan menyisihkan hartanya untuk mereka yang mengalami kesulitan. Sedekah tidak perlu menunggu kita menjadi orang kaya, berpangkat, atau punya segalanya terlebih dahulu, mulai saja membiasakan diri untuk bersedekah, dan jadikan sedekah itu sebagai bagian dari kebutuhan hidup kita”, ujar Vhote.

“Dan sesungguhnya parameter sedekah itu bukanlah berasal dari besar kecilnya penghasilan kita. Namun parameternya adalah seberapa luas hati manusia untuk mau saling berbagi, karena luasnya hati tersebut akan membuka mata dan jiwa kita terhadap kesulitan orang lain, dan jadikanlah sedekah sebagai kebutuhan hidup, sedikit asal rutin insyaaloh berkah”, lanjutnya.

Vhote menambahkan, bersedekah adalah cara kita bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah, karena rezeki itu bukan sebatas pada harta atau materi semata. Lebih dari itu, rezeki yang kita dapat bisa jadi bentuknya dalam kesehatan dan kenyamanan yang kita miliki saat ini. Semakin kita mensyukuri yang sedikit yang sudah kita punya, maka kita akan merasakan keberkahan yang ada pada harta kita.

Baca juga:  Gubernur Sulawesi Utara dan Kejati Sulawesi Utara Imbau BPBD Waspadai Bencana

“Pada hakikatnya setelah kita berbagi kepada orang lain, di situlah letak sebenarnya harta kita. Jadi, semakin banyak kita mengeluarkan harta, maka harta yang kita keluarkan itulah harta sejati yang kita miliki. Banyak sekali hikmah atau keutamaan sedekah bagi mereka yang mau mengamalkannya”, tambahnya.

“Di dalam Al-Qur’an sendiri banyak ayat yang menerangkan keutamaan sedekah. Salah satu diantaranya adalah dalam Al-Qur’an Surat Saba’ ayat 39 yang berbunyi ‘Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya’. Bahkan seorang ulama termahsyur Ibnu Katsir berkata dalam menafsirkan ayat di atas, ‘Apapun yang kamu infakkan dalam apa yang diperintahkan kepadamu atau yang dimubahkan, maka Dia akan memberikan gantinya untukmu di dunia, dan di akhirat dengan ganjaran dan pahala kebaikan’. Untuk itu mari sama-sama kita saling membantu meringankan beban bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, semoga Korlap Stater semakin kompak dan sukses selalu dalam hal kebaikan”, pungkasnya.(Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *