Gubernur Sulawesi Utara dan Kejati Sulawesi Utara Imbau BPBD Waspadai Bencana

Gubernur Sulawesi Utara dan Kejati Sulawesi Utara Imbau BPBD Waspadai Bencana

Baubau, Gerbang Indonesia – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi dan Kejati Sultra,Raimel Jesaja Menghimbau Kepada BPBD Waspadai Bencana Yang Ada Di sulawesi Tenggara.

“Bencana itu ada tiga kategori. Pertama, bencana pribadi. Kedua, bencana alam. Ketiga, bencana non-alam,” ungkap Kajati Sultra, Raimel kala mengisi rapat koordinasi penataan sistem dasar penanggulangan bencana di Vila Nirwana.

Bencana pribadi, kata dia, seperti musibah dan kecelakaan atas kesalahan pribadi. Bencana alam seperti gempa dan tsunami. Bencana non-alam seperti kesalahan dalam administrasi pengeluaran anggaran bencana.

Baca juga:  Penjual Buah Nanas Paling Laris Pembeli Menjelang Lebaran Idul Fitri 1443 H

“Kita jangan hanya sigap pada bencana alam, namun juga pada bencana non-alam. Sebab, pengaturan administrasi pengeluaran anggaran bencana yang keliru dapat memicu “bencana” (non-alam),” ungkapnya.

Meskipun, kata dia, anggarannya digunakan untuk penanggulangan bencana sesuai bencana yang terjadi di lapangan. Namun, kesalahan administrasi dapat berdampak pada potensi adanya tindakan korupsi.

“Untuk atasi bencana non-alam, intinya hanya satu. Lengkapi administrasi pengeluaran bencana alam. Kita sigap pada bencana alam dan juga bencana nonalam,” tutupnya.

Baca juga:  Moment Hari Bhayangkara Ke 76, 42 Anggota Polres Baubau Naik Pangkat

“Kita tidak boleh bermain-main untuk melaksanakan penanggulangan bencana. Kita harus serius. Oleh sebab itu, kita di sini untuk koordinasi, mencari solusi terbaik untuk mengantisipasi bencana di Sultra,” beber Ali Mazi kala memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) penataan sistem dasar penanggulangan bencana se-Sultra, di Kota Baubau, Senin (28/03/2022).

Kata Ali Mazi, keseriusan diperlukan untuk mencegah hadirnya puing-puing korban manusia. Lebih baik, pemerintah menyusun puing-puing semen dan kayu untuk membangun infrastruktur demi mengantisipasi bencana.

Baca juga:  Bupati Pemalang Menghadiri Pemberian Dan Penyerahan Sertifikat Dari CPIB Kepada Pelaku UMKM Serikat Petambak Pantura Indonesia Di Desa Nyamplungsari

“Rapat koordinasi ini penting untuk menyamakan persepsi dalam rencana mengantisipasi bencana di Sultra. Kami juga meminta dukungan BNPB RI untuk mendukung program penanggulangan bencana oleh BPBD provinsi dan BPBD kota/kabupaten se-Sultra,” tutupnya. (Nanda.N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *