Ini yang Dilakukan R2 Bersama Dinkes Kota Kupang, untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran DBD 

Ini yang Dilakukan R2 Bersama Dinkes Kota Kupang, untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran DBD 

Reporter: Arifin

Kupang | Gerbang Indonesia – hal yang perlu diwaspai pada saat musim hujan, adalah adanya bahaya Demam Berdarah. Dampak dari kurangnya menjaga kebersihan lingkungan disekitar tempat tinggal, masih menjadi penyumbang utama penyebaran penyakit yang berbahaya ini. Tingginya angka kasus Demam Berdarah menjadi salah satu perhatian pemerintah Kota Kupang dan semua elemen masyarakat Kota Kupang termasuk Relawan Richard atau lebih dikenal R2 (5/2/2022).

Richard Odja ikut memantau langsung proses penyemprotan Fogging
Richard Odja ikut memantau langsung proses penyemprotan Fogging

R2 bekerjasama dengan Dinas kesehatan Kota Kupang, bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, Jumat sore 4 Febuari 2022, mengadakan penyemprotan Fogging, dilingkungan RT 12 dan 13 RW 05, kelurahan Naikoten 1 kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Baca juga:  Wali Kota Baubau Apresiasi Lapas Kelas II A Deteksi Dini Penyebaran TBC dan HIV

Tim dari dinas Kesehatan turun dengan 5 alat Fogging dan melakukan penyemprotan langsung dari rumah ke rumah.

Mathias Ndaumanu, salah seorang warga saat dijumpai tim media GI di lapangan, mengaku sangat senang dan berterimakasih kepada Pak Icad juga Dinkes Kota Kupang.

” Kami selaku warga disini sangat berterimakasih kepada Pak Icad dan Dinas kesehatan Kota Kupang, karena memang inilah yang kami butuh saat ini, agar kami tak dihantui oleh bahaya penyebaran Demam Berdarah ” ungkap Mathias.

Baca juga:  Kabid PMM Bappeda Pemalang "Keberhasilan Penanganan ATS Adalah Investasi Besar Pemerintah Kabupaten Pemalang Untuk Pembangunan 20 Tahun Hingga 30 Tahun Mendatang"

Sementara itu tampak Pak Icad, sapaan akrab anggota DPRD Kota Kupang, dari Partai Gerindra ini, turun langsung bersama anggota R2 lainnya memantau proses Fogging dirumah para warga di dua RT Ini.

Ditemui disela kegiatan Fogging ini, Richard kepada media GI menyampaikan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kota Kupang, yang telah merespon dan mendukung kegiatan ini dengan menurunkan tim Fogging kepada masyarakat di RT 12 dan 13.

” Jadi kami dari R2 memang telah mengajukan ke Dinkes Kota Kupang, untuk dukungan peralatan dan tim Fogging, karena kebetulan dikawasan ini ditemukan adanya kasus DBD, agar tidak sampai menyebar maka kami berinisiatif untuk mengadakan penyemprotan (Fogging) dan Bersyukur hal itu langsung direspon oleh Dinkes sehingga sore ini kita bisa lakukan Fogging ” Ungkap Legislator muda yang selalu ramah kepada siapa saja ini.

Baca juga:  DPRD Kabupaten Trenggalek Gelar Rapat Paripurna Terkait Penambahan Modal di Perumda Tirta Wening

” Kami turun ini bukan untuk pencitraan atau sekedar cari panggung, tapi karena memang sebagai legislatif yang merupakan mitra pemerintah, sudah kewajiban kami ikut mendengar dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, jadi ini merupakan murni panggilan nurani kemanusiaan. ” Pungkasnya (Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *