Mengenang satu tahun wafatnya Ulama Kharismatik Banten Akan di Adakan Haul pertama

Mengenang satu tahun wafatnya Ulama Kharismatik Banten Akan di Adakan Haul pertama

Tangerang, Gerbang Indonesia – Siapa yang tidak tau dengan sosok ulama karismatik asal Banten yang wafat pada tanggal 06 April 2021 Tahun lalu, Sebagai pimpinan pondok pesantren dan majlis taklim Al-istiqlaliyyah Cilongok pasar Kemis, Kab. tangerang, Banten Abuya Uci Turtusi Bin Abuya Dimyati Banten.

Satu tahun wafatnya Al-magfurallah akan di adakan Haul pertama di ponpes Al-istiqlaliyyah Cilongok,pada tanggal 25/03/2022 Malam Sabtu mendatang.

Jamaah dari pelosok daerah pun mulai berdatangan untuk sekedar berziarah ke makam Abuya dan ingin menghadiri acara Haul.

Sosok ulama karismatik yang tidak bisa tergantikan jamaah yang melekat di hati dan mengundang kerinduan, Ulama yang semasa hidupnya banyak mengajarkan ilmu-ilmu dalam kehidupan di dunia dan akhirat.

Rabu 23/03/2022 Ustadz Musthofa (40) jamaah majlis taklim, menyampaikan dan bercerita, informasi keluarga Al-magfurallah,
“Haul akan di adakan malam Sabtu ini,mengenang wafatnya Abuya guru kita semua” Ujarnya.

Baca juga:  Sejumlah Rumah Warga Pandeglang Rusak Akibat Gempa 6,6 M

Dilanjut Hari Minggu penutupan pengajian mingguan sementara,dikarenakan bulan depan kita memasuki bulan Ramadhan, Ungkapnya.

Hari ini juga mulai berdatangan jamaah yang berziarah dan mungkin akan menghadiri acara haul Abah, Pungkasnya
Biasanya ramai sekali jamaah yang hadir soalnya dari setiap daerah, dari Jawa barat, Jakarta, Sumatra khususnya Banten dan sekitarnya” Katanya.

Baca juga:  Upuk Sore Meyayat Hati, Erim Tewas Ketika Bibinya Pengantin Baru

Apalagi dulu semasa Abuya masih ada mungkin kurang lebih bisa 10 ribu jamaah yang datang kesini, Kita Rindu dengan sosok Al-magfurallah mudah-mudahan kita semua dapat keberkahan dan karomahnya di dunia, di pertemukan dan bisa bersama-sama Beliau di alam selanjutnya” Tutupnya.
(Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *