Presiden Jokowi Sampaikan “Data Hingga 23 Oktober 2022 Tercatat Sudah Ada 245 Kasus Gagal Ginjal di 26 Provinsi”

Presiden Jokowi Sampaikan “Data Hingga 23 Oktober 2022 Tercatat Sudah Ada 245 Kasus Gagal Ginjal di 26 Provinsi”

Pemalang | Gerbang Indonesia – Kita akan membahas mengenai perkembangan kasus obat Penyebab gagal ginjal.

Saya mendapatkan laporan bahwa kasus ini, diduga disebabkan oleh tingginya cemaran bahan pelarut di atas ambang batas yang ditetapkan seperti terkontaminasi dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG) dan lain-lainnya. Jakarta 24 Oktober 2022.

Melansir dari tayangan channel Youtube Setkab RI G20, lebih lanjut Jokowi menyampaikan, Kalau melihat data hingga 23 Oktober 2022 ini tercatat sudah ada 245 kasus di 26 Provinsi.

Baca juga:  Peringatan HUT ke 50 PDIP Tahun 2023, Jokowi: "Kita Harus Berani, Kita Tidak Boleh Mundur, Kita Tidak Boleh Takut, Karena Kekayaan Alam Itu Ada di Indonesia, Ini Kedaulatan Kita"

Untuk itu saya ingin kita semuanya memberikan perhatian bersama. Yang pertama utamakan keselamatan masyarakat Jangan menganggap ini masalah kecil.

Hal hal semacam ini adalah masalah besar, dan pada hari Minggu kemarin, Saya sudah
menyampaikan pada Menteri Kesehatan untuk sementara obat yang diduga (meskipun masih diduga) itu dihentikan terlebih dahulu seluruh obat sirup yang menggunakan bahan pelarut, harus dilakukan pengecekan dan investigasi menyeluruh secara terbuka, transparan tapi juga hati-hati dan objektif.

Baca juga:  Ketua DPR RI "Dalam Kegiatan Parlementari Summit, Kami Harapkan Kita Bisa Ikut Membantu Berpartisipasi Dalam Implementasi Semua Program Pemerintah"

Yang kedua BPOM segera tarik dan hentikan peredaran obat sirup yang betul-betul secara evidence betul-betul terbukti mengandung bahan obat penyebab gangguan ginjal tersebut.

Dan saya kira akan lebih bagus lagi kalau di informasikan secara luas mengenai nama produknya.

Dan yang ketiga, Kementerian Kesehatan harus melakukan eksplorasi terhadap seluruh
faktor psikologis penyebab kasus gagal ginjal, baik dari sumber-sumber obat-obatan
maupun potensi penyebab banyaknya kasus ini, harus pastikan betul dan uji klinis harus dilakukan di laboratorium seluler pada organ ginjal yang terdampak juga harus dilihat betul
sehingga kita bisa memastikan apa yang menjadi penyebab dari gagal ginjal pada anak.

Baca juga:  Bupati Pemalang dan Wakil Bupati Pemalang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional, Pers Jendela Informasi Mencerdaskan Memajukan Serta Mempersatukan Bangsa Indonesia

Dan yang keempat, siapkan pelayanan kesehatan untuk masalah ini, juga siapkan pengadaan obat-obatan yang dapat mengatasi, menangani dari gagal ginjal ini.

Dan juga saya minta diberikan pengobatan gratis bagi pasien-pasien yang dirawat dan itu penting sekali.

Saya rasa itu mungkin yang bisa saya sampaikan. Pungkas Jokowi. (Eko B Art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *