Warga Dukuh Cilebak Randu Dongkal “Muhammad Wazir Yatim Piatu Dari Masa Kecil Dengan Kondisi Lumpuh” Butuh Uluran Tangan

Warga Dukuh Cilebak Randu Dongkal “Muhammad Wazir Yatim Piatu Dari Masa Kecil Dengan Kondisi Lumpuh” Butuh Uluran Tangan

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Salah satu warga dukuh Cilebak kecamatan Randu Dongkal, Muhammad Wazir adalah Yatim Piatu dari masa kecil ditambah dengan kondisi lumpuh, sangat membutuhkan uluran tangan dari siapapun dan dari manapun untuk kebutuhan hidup sehari harinya.

Sangat memprihatinkan serta sangat mengharukan. Dalam kondisi yang lumpuh dari lahir serta menjadi yatim piatu sejak umur 5 tahun, hidup sebatangkara di alami oleh Muhamad Wazir warga desa Randudongkal – Pemalang.

Muhammad Wazir berusia 37 tahun, warga Dukuh Cilebak Desa Randudongkal Kec. Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ini menderita cacat sejak lahir hanya bisa terbaring lunglai diatas tempat tidur.

Bahkan Kedua orang tuanya sudah meninggal dan tidak memiliki saudara kandung, M Wazir hidup sebatang kara, saat ini dirawat oleh bibinya Dairoh (48) suadara dari orang tuanya.

Dalam keterangan kepada awak media Muhammad Wazir, sempat memiliki rumah dari orang tuanya, akan tetapi karena rumahnya terbakar sejak sekitar 4 tahun lalu.

“Dulu selepas orang tuanya meninggal sempat dirawat oleh bibinya, akan tetapi bibinya meninggal dan sekarang ikut bersama saya,” tutur Dairoh.

Baca juga:  PTK & Pelindo Jalin Sinergi Perkuat Layanan Jasa Marine Nasional

Untuk sehari-hari Muhammad Wazir ditanggung oleh bibinya. Kebetulan suaminya juga merasa kasihan dan mau ikut merawatnya walaupun penghasilanya sebagai pekerja serabutan kadang tidak mencukupi untuk sehari-hari. Selain kebutuhan makan juga yang pasti adalah pempers untuk menggantinya setiap harinya.

“Saat bulan Suro sering dapat bantuan, juga bantuan atas nama Ibunya yang sudah meninggal tetapi sekarang tidak dapat BLT lagi,” ungkapnya.

Dairoh menjelaskan, bahwa Muhammad Wazir mengalami cacat sejak lahir, kondisi tubuhnya lengkap. Namun ia hanya bisa berbaring dan menggerak-gerakan badannya saja, bicaranya hanya sebisa saja,” ungkap Dairoh

Mendapat informasi terkait apa yang di alami oleh Muhammad Wazir dan ibu Dairoh yang sudah dengan tulus merawat dengan segala keterbatasannya,
Wartawan Peduli Sosial Pemalang (WPSP) bersama dengan Komunitas 234 SC Regwil Pemalang menyambangi rumah ibu Dairoh dan Muhammad Wasir.

Melihat kondisi yang Kami benar bnar turut Prihatin dan sangat terharu, ucap Ketua WPSP sekaligus seorang ketua 234 SC Regwil Pemalang Yogo Darminto, S.Pd.

Kami bersama tim saat tiba di lokasi, benar benar melihat kenyataan kesedihan dan keprihatinan yang dalam atas kondisinyang dialami M Wazir.

Baca juga:  Polres Bangka Barat Buka Pendaftaran Polri Akpol, Bintara dan Tamtama

Kami yang tergabunh dalam Tim Wartawan Peduli Sosial Pemalang (WPSP) dan 234 SC, Pastinya akan mendorong Pemerintah Desa dan pihak terkait yakni BAZNAS dan dinas Sosial kabupaten Pemalang agar sesegera mungkin bisa bergerak membantu kesulitan ibu Dairoh dan Muhammad Wazir.

“Kami dari Wartawan Peduli Sosial dan Ormas 234SC Regwil Pemalang, sangat prihatin atas apa yang di alami Muhammad Wazir dan ibu Dairoh, untuk hal ini, Saya mengajak teman teman dan juga rekan – rekan serta masyarakat kabupaten Pemalang kiranya bisa turut peduli serta memberi bantuan atau uluran tangan kepada M. Wazir dan ibu Dairoh, dengan harapan agar bisa turut meringankan beban hidupnya dan bisa membantu saudara M Wazir.

Selanjutnya Kita pastinya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, dan pihak – pihak terkait seperti BAZNAS, Dinas Sosial Kabupaten Pemalang agar segera hadir turun untuk membantu Muhammad Wazir, baik untuk pengobatan, kebutuhan sehari – hari dan memperbaiki rumah tinggalnya yang perlu untuk di rehab agar lebih layak dihuni,” pungkas Yogo Darminto, S.Pd ( Ketua Wartawan Peduli Sosial Dan Organisasi 234 SC Pemalang ).

Baca juga:  Musrenbang Kabupaten Pemalang Adalah Untuk Mensinkronkan Rencana Pembangunan Daerah Dengan Sasaran Pembangunan Provinsi dan Nasional

Turut hadir mendampingi kunjungan Tim Wartawan Peduli Sosial dan Ormas 234 SC di rumah Muhammad Wazir yakni, Kepala Dusun Cilebak Bapak Ali. Dikatakan oleh sang Kadus, terima kasih atas kehadiran rekan – rekan dari Wartawan Peduli Sosial Pemalang 234 SC atas apa yang sudah di berikan ke Muhammad Wazir dan Ibu Dairoh, semoga dapat sedikit meringankan beban mereka.

“Memang apa yang di alami saudara kita Muhammad Wazir ini sangat memprihatinkan, sampai saat ini jauh dari perhatian dan uluran tangan. Saya berharap pemerintah desa, pemerintah daerah melalui dinas terkait dan BAZNAS bisa hadir memberikan bantuan untuk Muhammad Wazir dan ibu Dairoh. Kita sama – sama melihat rumah inipun sangat kecil dan tidak layak huni, dan ibu Dairoh saja masaknya masih pake kayu bakar, ” tutup Ali Kadus Cilebak Desa Randudongkal – Pemalang.

*Pers Rillis kegiatan WPSP dan 234SC RegWill Selasa 27 September 2022.
(Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *