Kesaksian Seorang Korban Terbakar KM Cantika 77 Ketika Harus Berjuang Menyelamatkan Sesama dan Data Terkini Korban Yang Dievakuasi

Kesaksian Seorang Korban Terbakar KM Cantika 77 Ketika Harus Berjuang Menyelamatkan Sesama dan Data Terkini Korban Yang Dievakuasi

Kupang | Gerbang Indonesia – Tragedi kebakaran Kapal Motor Cantika Expres 77 meninggalkan kisah sosok seorang perempuan kuat asal Desa Elok, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, NTT yang viral di media sosial ketika berjuang menyelamatkan 30 penumpang Kapal Cantika 77 rute Kupang-Alor.

Perempuan bernama Remi Mose tersebut berinisiatif menyelamatkan para penumpang yang terjun ke laut dan diamatinya mereka ibu – ibu dalam kondisi tidak dapat berenang.

Saat itu, tim Basarnas gabungan belum tiba karena perjalanan kapal sudah sekitar dua jam dari Pelabuhan Bolok Kupang.

Baca juga:  Warga Desa Wanaherang Keluhkan Listrik Unit Layanan Citeureup Memasang Ultilitas Tidak Sesuai Dengan Tata Ruang
Penyelamat korban KM Cantika oleh Remi Mose
Penyelamat korban KM Cantika oleh Remi Mose

Upaya dan usaha Remi Mose membantu dan menyelamatkan banyak diantara puluhan penumpang dengan sekuat tenaga,hingga berhasil menggunakan pelampung.

Ibu-ibu yang berhasil selamat mensyukuri dan berterimakasih kepada Remi Mose atas aksi penyelamatannya itu sebagai kesaksian ketika di wawancara awak media di salah satu ruangan pelabuhan tano kupang.

Mereka mengakui kalau tidak ada perempuan asal Kolana itu, nyawa mereka tidak akan diselamatkan dari insiden di lautan itu.

Baca juga:  Polemik Kartu Pembayaran Tiket Non Tunai, Sudahkah Masyarakat Siap

“Kalau bukan dia, kita tidak mungkin diselamatkan,” ujar salah satu ibu pada awak media.

Kronologi pelayaran Kapal Cantika 77 milik PT Pelayaran Dharma Indah terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Bolok Kupang menuju Kalabahi Kabupaten Alor pada Senin (24/10/2022).

Kapal tersebut mengangkut lebih dari 300 san penumpang dan terbakar di Perairan Naikliu, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang pada Senin sekitar pukul 14.00 WITA.

Data terkini tim SAR temukan 1 jenasah (anak) jenis kelamin perempuan di tanjung barate dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Kupang sehingga korban meninggal dunia bertambah menjadi 19 orang dan jumlah korban tenggelam menjadi 329. Kamis, 29/10/2022.

Baca juga:  Si Jago Merah Beraksi di Bandung

Sementara Kapal Cantika 77 mengangkut sekitar 300-an penumpang dan Hanya 167 penumpang terdaftar di manifest.

Jumlah korban menurut I Putu Sudayana kepala kantor SAR Kupang belum memastikan,karena tidak ada kepastian berapa jumlah penumpang kapal tersebut

Tim SAR gabungan bersama Polair Polda NTT dan para nelayan sekitar Naikliu dan soliu tetap masih terus mencari para korban,” tuturnya. (Yurry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *