LazisMu KP Medan Marelan Berbagi Sesama Duafa Medan Marelan

LazisMu KP Medan Marelan Berbagi Sesama Duafa Medan Marelan

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Kantor Pelayanan (KP) LazisMu Medan Marelan bekerjasama ibu-ibu Aisyah Pimpinan Cabang Marelan (PCM) Medan Marelan dalam kegiatan berbagi dengan para duafa seputaran Medan Marelan. Pembagian paket berupa beras, gula, minyak goreng dan lainnya.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu 19/1/22 di KP LazisMu Medan Marelan Jalan Marelan 3 Pasar 3 Timur yang bersebelahan dengan Masjid Taqwa Medan Marelan. Kepala Kantor Pelayanan LazisMu Medan Marelan Dedi Iskandar menuturkan bahwa program ini sudah direncanakan dari tahun sebelumnya.

“Program kegiatan ini telah di susun tahun lalu dan semua terjadwal dengan baik. Setiap persyarikatan Muhammadiyah dan masjid sekitarnya yang ada di seputaran Medan Marelan mengusulkan 8 orang. Ada 7 Masjid yang berada dan bekerjasama dengan LazisMu hingga total Dua’fa yang menerima bantuan sebanyak 56 orang”, ujar Dedi.

Baca juga:  Harga Motor H2 Di Kota Palu Kreatif

“Ada lima pilar program pemberdayaan masyarakat yang salah satunya Adalah pemberdayaan sosial kemasyarakatan dalam bentuk pemberian bantuan seperti yang dilakukan sekarang ini”, ujarnya. Santi (45) tahun warga Terjun merasa senang dengan adanya program dari LazisMu ini.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini bagi kami emak-emak sangat membutuhkan sembako, apalagi pendaftaran laki awaq tak tentu serabutan. Terima kasih LazisMu telah ikut memperhatikan kami yang kurang mampu ini”, ujarnya terharu.

Baca juga:  Produk Unggulan Tusuk Sate Sampang, Banyak Diminati di Luar Daerah Bahkan di Luar Negeri

Tampak dalam kegiatan ini ibu-ibu Aisyiyah gesit mengatur, membungkus dan memaketkan sembako dan di bagi hingga 56 paket banyaknya. Kedatangan para Mustahik (orang yang berhak menerima) tidaklah datang secara bersamaan hingga durasi pemberian bantuan paket sembako ini hingga menjelang Ashar baru selesai.

Ketika di konfirmasi perihal kedatangan para Mustahik, Dedi memakluminya, mengingat panitia dari awal LazisMu tidak mempermasalahkan karena mengingat banyak diantara mereka yang masih dalam posisi bekerja atau keperluan lainnya.

Baca juga:  Istri Dandim Kunjungi Desa Gunung Putri Secara Dadakan

“Kami memahami tentang keterlambatan ini. Tidak semua peserta punya waktu yang tepat karena mereka perlu kerja untuk berpenghasilan. Dan bantuan paket sembako ini sudah pasti diberikan, kami memang membatasi waktu dari jam 08.00 wib sampai jam 15.30 wib sebelum Ashar. Alhamdulillah peserta telah mengambil haknya yang kami berikan, semoga dapat meringankan beban yang semakin berat”, pungkas Dedi menutup pembicaraan dengan awak media. (RHO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *