Guru Mata Pelajaran Matematika, Menjadi Guru Favorite Kelas 9 Pada “Peringatan HGN Tahun 2022 dan HUT PGRI ke 77” Di SMPN 2 Belik

Guru Mata Pelajaran Matematika, Menjadi Guru Favorite Kelas 9 Pada “Peringatan HGN Tahun 2022 dan HUT PGRI ke 77” Di SMPN 2 Belik

Pemalang | Gerbang Indonesia – Dalam Peringatan HGN tahun 2022 dan HUT PGRI ke 77 di sekolah kami SMPN 2 Belik kecamatan Belik Kabupaten Pemalang melaksanakan upacara Bendera.

Dan kami melibatkan semua petugas Upacaranya dari semua guru serta semua karyawan dan untuk seluruh siswa menjadi pesertanya, hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 2 Belik yang diwakili Oleh Sunaryo S.Pd selaku Wakil kepala Sekolah. Sabtu 26 November 2022.

Sunaryo menambahkan, Alhamdulillah acara kegiatan Upacara berjalan dengan lancar.
Dalam moment peringatan HGN dan HUT PGRI tahun ini Kami melaksanakannya dengan kegembiraan, bahkan untuk para siswa juga secara khusus mengucapkan selamat kepada wali kelas dan guru pengajarnya.

Anak-anak mengucapkan selamat ulang tahun PGRI dan selamat Hari Guru bahkan ada kejutan dari siswa yang secara Swadaya sudah membuat kue, ada yang membuat apa karangan bunga dan diberikan untuk guru dan wali kelasnya.

Baca juga:  Sekolah Tinggi Agama Islam Aceh Tamiang Lakukan Wisuda 142 Mahasiswa, Sembilan Orang Diantaranya Predikat Cumlaude

Sehingga suasana haru hadir dalam moment peringatan ini.

Kemudian, Kami dari Sekolah juga mempersiapkan stand untuk foto-foto, baik mereka sendiri melakukan Swa Foto atau dengan berfoto bersama gurunya di halaman belakang, stand tersebut kami pasang dengan banner ulang tahun PGRI dan hari guru nasional, artinya sedapat mungkin hubungan keakraban di hari itu bisa terus berlangsung sampai pasca peringatan hari ini.

Selanjutnya Para Guru juga melakukan potong tumpeng disaksikan para siswa, dan dilanjutkan makan siang bersama, Alhamdulillah semua berjalan hikmat sebagai bentuk rasa syukur bersama.

Kami dari tim sekolah juga membuat survey untuk dengan menggali informasi dari seluruh Siswa tentang guru-guru favorit.

Bahkan hal itu tidak di ketahui oleh guru guru, dalam hal ini yang melaksanakan adalah Pembina kesiswaan dan Guru BK.

Dan muncul tiga nama guru favorit dari tiga jenjang kelas yaitu :

– Kelas 7 Guru Favorit @Alfiatun Nur fitria.
– Kelas 8 Guru Favorit @Nurhayati.
– Kelas 9 Guru Favorit @Endro Darmoko.

Baca juga:  100 Lulusan Terbaik Universitas Pertamina Dimentori Pekerja Pertamina Grup

Dan ada yang menarik dari hasil survey tersebut, yaitu untuk Guru Favorite dari jenjang kelas 9 @Endro Darmoko adalah Guru mata pelajaran Matematika.

Hal ini jarang ditemui untuk Guru dengan mata Pelajaran Matematika bisa menjadi Guru Favorit.

Dan selanjutnya para Guru Favorit mendapatkan Vandel Penghormatan dan di nobatkan menjadi Guru Favorit pada peringatan HUT PGRI dan HGN tahun 2022.

Hal penting lainnya adalah tentang pesan yang disampaikan oleh KS Ibu Dwi dalam Upacara bahwa “Guru memang bukan orang hebat, tapi hakikatnya tidak ada orang hebat tanpa guru”, selanjutnya beliau juga menambahkan bahwa sekalipun kita adalah guru, tapi kita para guru adalah juga siswa, karena bila kita semua adalah guru guru yang hebat hari ini tapi kita adalah siswa dari guru guru kita yang terdahulu.

Baca juga:  Cerita Alumni UPER: Raih Beasiswa Hingga Kerja di Perusahaan Ternama

Selamat HGN tahun 2022 dan HUT PGRI ke 77 “Guru Bangkit, Pulihkan Pendidikan: Indonesia Kuat, Indonesia Maju”.

Menangkap makna tema dan pesan tersebut, Kami Guru, Kami mengajar dan kami Mendidik, profesi Guru di era sekarang itu bukan pekerjaan yang ringan, karena semua guru harus mengikuti perkembangan zaman, baik teknologi divitalisasi maupun informasi yang bertumbuh kembang cepat dalam dunia pendidikan.
Bagaimanapun itu, tentunya guru harus mengikuti arus tumbuh kembang dalam semua lini Pendidikan, semua hadir sesuai perkembangan zaman, maka guru harus bangkit untuk memulihkan pendidikan, bukan melawan teknologi dan Informatika tapi menjadikan anak-anak bisa agar mampu dan bisa mengambil peran teknologi dan informasi untuk kemajuan mereka, untuk pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang wawasan teknologi.

Jadikan sekolah ini sebagai Basis pendidikan, karena tanpa basis pendidikan akan sangat berbahaya untuk pertumbuhan anak dan siswa dimasa depannya. Pungkas Sunaryo.(Eko B Art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *