Bongkar Rahasia Bisnis Food and Beverage (FnB) ala ABINDO

Bongkar Rahasia  Bisnis Food and Beverage (FnB) ala  ABINDO

Pemalang | Gerbang Indonesia – Bisnis Food and Beverage atau biasa disingkat FnB semakin marak dan populer di Indonesia, terutama di kota – kota besar (salah satunya Bekasi).

Sebagai Narasumber di Acara live instagram bisnishackcom adalah Okta Wirawan Founder & CEO ABINDO (Abuya Berkah Indonesia) membongkar rahasia bisnis FNBnya mulai dari manajemen central kitchen nya yang menunjang kesuksesan bisnisnya,”Jumat 29 oktober 2021.

Founder Ceo Abindo yang akrab disapa Mas Okta, memulai membongkar rahasia bisnis FnBnya.

Berawal dari pengalaman profesionalisme di bidang retail selama 17 tahun, dan sekarang ini menjalani konsentrasi di bisnis FnBnya yang tidak kurang dari 30 cabang outlet dibangun dalam kurun waktu hanya 4 tahun.

Secara khusus cabang outlet masih terkonsentrasi di sekitaran Bekasi dan beberapa wilayah sumatera diantaranya Lampung, Palembang dan akan merambah di daerah Padang sumatera barat, thn 2022 Insya Allah akan mulai menyisir di pulau Jawa dan tidak ketinggalan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).

Dengan menghadirkan Brand unggulan kedai Abuya tersedia menu spesial Bakmi Madinah, Ayam geprek blasteran, Nasi kebuli Abuya dan Ayam Asap Abudabi.

Sekalipun di beberapa outlet cabang Abuya, konsep menu tidak bisa di hidangkan secara keseluruhan namun tetap bisa melengkapi permintaan market setempat, tentunya disesuaikan dengan spesifikasi karakter pelanggan di masing masing kondisi outlet. Kita bisa lihat dimana di lokasi tersebut dengan lingkungan mahasiswa yang tidak banyak waktu untuk sekedar makan, outlet Abuya menghadirkan menu Ayam Geprek blasteran dengan penyajian lebih cepat dan lebih simpel, namun demikian untuk outlet yang berada ditengah tengah Perumahan, Abuya menghadirkan pilihan hidangan all komplit menu dan lebih variatif, dengan harapan semua menu bisa Form home dinikmati seluruh pelanggan, tentu kuncinya dengan konsentrasi promo lebih banyak via media On line sebagai sarana paling mudah dalam memesan pilihan menu dari Kedai Abuya.

Yang pasti bekal pengalaman profesionalisme di Carrefour selama 10 tahun expert purchasing, ditambah 5 tahun bergabung di group Trakindo-Mahadia-Loka super market & life style, Francaise Carls junior burger, wingstop dan karibu kopi, pastinya soal promosi dengan mudah bisa diaplikasikan dalam solusi bisnisnya yang sekarang.

Baca juga:  Review Tahun 2021, Bupati Pemalang: Membuka Investasi dari Mulai Komoditi Nanas Hingga Tambak Udang

Dan secara pribadi Saya juga memang pernah berbisbis FnB waktu kuliah, membuka bisnis outlet frencaise Serabi NHI Bandung dan juga membuka bisnis Laundry dan hasilnya semua bisnisnya tutup dan memilih bekerja di Carrefour, itu dulu. Ungkap Okta.

Berkaitan dengan kondisi global pandemi, ppkm hampir di setiap daerah, dan juga di Bekasi, ini memungkinkan beragam solusi dalam bisnis FnB, ada juga beberapa type outlet tidak bisa diapa apakan, dan disinilah akhirnya Promonya digencarkan bisa via media online dan juga media sosial fb ataupun instagram.

Mengelola 30 cabang outlet Abuya, kuncinya ada di sentral kitchen Abuya.

Sebab di sentral kitchen Abuya berkonsentrasi membuat bahan baku dari semua produk menu Kedai Abuya, dan bila semua semua di distribusikan ke outlet cabang, giliran outlet yang akan memproses finishing akhir penyajian yang menjadi hidangan menu pilihan dari customer, dan itu akan lebih simpel.

Baca juga:  tempat gadai barang di Depok kreatif

Pola distribusi dari sentral kitchen ke cabang outlet dengan sistem operasional Prosedur H-1 jam tiga sore sudah order semua kebutuhan dari masing outlet, dengan catatan outlet sudah melakukan stock opname sebelum order ke sentral kitchen, dan apabila ada hal urgent kehabisan stock sebelum waktunya, bisa transfer antar cabang outlet.

Hal hal paling challenge dalam bisnis ini adalah mengelola people karyawan, sebab dalam aktifitas pekerjaan ini butuh team yang solid dalam tiap outlet. Dalam setiap cabang outlet harus ada kru, dalam kru harus kapten untuk memimpin team work dalam tiap cabang outlet, dan dari beberapa mengelola cabang outlet perlu Spv untuk kontrol rutin area komunikasi langsung di lapangan, dan pada saat acara Employee Gathering kita juga pakai komunikasi konferens video call dan saya pasti terlibat langsung dalam komunikasi tersebut, dan secara khusus komunikasi lebih efektif bila dilakukan dengan kunjungan ke area outlet.

Kalau mengelola bahan baku produk, saya rasa di era saat ini jauh lebih mudah, ketersediaan bahan baku juga relative gampang dijangkau dalam pemesanan.

Pada gilirannya proses distribusi untuk kelancaran order di masing-masing outlet sudah berjalan semestinya, bahan bahan yang perlu dikirim dalam bentuk frozen, bumbu racikan dan jumlah total kebutuhan, semuanya bisa terukur sesuai dengan kebutuhan order di masing-masing outlet.

Baca juga:  Muslim Coin, Zakat Menggunakan Cryptocurrency

Dan ada yang tidak kalah penting dalam menjaring pelanggan masing masing outlet kita mulai dari keluarga, teman dari pada karyawan yang bertugas di masing-masing outlet, dan untuk menyiasati hal ini kita biasanya merekrut karyawan paling jauh radius dua kilometer dari keberadaan outlet cabang kedai Abuya, dengan harapan semakin dekat tempat kerja karyawan semakin betah, apalagi generasi zaman sekarang banyak generasi butuh pekerjaan, tapi ketika sudah bekerja, terima gaji pertama, bisa belanja Hp atau Gadget, bulan pertama langsung resign, mengantisipasi hal tersebut untuk meminimalisir problem karyawan makanya merekrut dari lingkungan setempat dan juga dengan sistem pembayaran gaji ada sebagian nilai gaji yang di deposit di Abindo.

Sebagai trend konsentrasi agar bisnis ini tetap berjalan, penamaan pada beberapa produk sajian kita beri tambahan Abuya, sebab apapun brand yang kita jual pada dasarnya value-nya untuk Abindo (Abuya Berkah Indonesia).

Tentunya tanpa meninggalkan esensi nilai konsep moral fungsi dan manfaat dari bisnis ini “Sudah pasti bahwa rejeki itu ditetapkan besar dan kecilnya oleh Allah Swt, tidak akan berkurang atau lebih porsinya, namun memberi ruang ekspresi aktualisasi diri dalam memfasilitasi perolehan rejeki untuk orang lain juga jauh lebih penting, agar manfaat dalam hidup bisa terus terealisasi dalam prinsip prinsip kemanusiaan untuk Berbagi. Pungkas okta dalam acara live instagram malam itu.(Eko B Art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *