TP PKK Sumut Melantik IPEMI Periode 2022 – 2026 di Aula Tengku Rizal Nurdin

TP PKK Sumut Melantik IPEMI Periode 2022 – 2026 di Aula Tengku Rizal Nurdin

Reporter: Rudi Hartono

Medan | Gerbang Indonesia – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut, Nawal Lubis, yang juga istri dari Gunernur Edy Rahmayadi melantik Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumut sebagai wadah para pengusaha muslimah di Sumut, sebagai bentuk eksistensi pengusaha muslimah yang ikut andil dalam dinamisme pembangunan dalam dunia kewirausahaan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 di Aula Tengku Rizal Nurdin pada hari Kamis (10/2/22).

Baca juga:  Pemdes Braja Luhur Kukuhkan Satgas Covid-19 dan Sosialisasi ke Masyarakat

Nawal Lubis bertindak selaku penasehat IPEMI Periode tahun 2022 – 2026, menyatakan peranan IPEMi harus mampu berkontribusi di tengah masyarakat dengan melakukan penguatan kelembagaan baik internal maupun eksternal serta mampu mengkonsolidasikan kepengurusan di tingkat bawah.

“Pelantikan harus jadi akar semangat baru bagi yang telah mengabdi sebelumnya, dan jadikan ini pintu gerbang untuk menatap masa-maa yang sukses untuk yang baru bergabung di IPEMI,” ujar Nawal.

Baca juga:  Polres Lampung Utara Amankan Dua Pelaku Usaha Tambang Ilegal

Nawal juga mengingatkan pada IPEMI untuk seluruh pengurus dan anggota IPEMI agar selalu menjaga nama baik dan mencintai IPEMI sepenuh hati demi terwujudnya IPEMI yang tangguh dan bermartabat. Loyalitas, saling asih, kompak dan loyal dalam berorganisasi menjadi landasan yang kuat agar tidak berpecah belah karena kepentingan sesaat.

Hadir juga dalam pelantikan IPEMI, Ketua Umum IPEMI Pusat, Ingrid Kansil, Sekjen IPEMI, Nurwahidah Shaleh, mewakili Konsulat Malaysia, Robert Sianturi, Forkopimda, OPD, seluruh ketua IPEMI se -Indonesia (virtual), Ketua IPEMI Kabupaten/Kota se-Sumut.

Baca juga:  Sinergi BUMN: Amankan Pasokan Batu Bara, PLN Tandatangani HoA dengan PTBA dan KAI 

Ketua Umum IPEMI, Inggris Kansil mengingatkan bahwa, “Kesuksesan sebuah organisasi dapat diukur dari kemampuan pengurus menyelesaikan masalah dan memberi solusi dalam persoalan itu. Keberhasilan juga bukan diukur dari tingginya jabatan yang diemban tetapi mampu bersinergi dengan seluruh pengurus dalam menyelesaikan persoalan yang ada, ” pungkas Ingrid. (RHO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *